Boneka Messi Laris Manis, Perusahaan Tiongkok Raup Untung dari Demam Piala Dunia
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraDi sebuah toko All Star Partner, para pembeli berdatangan melihat berbagai jersey, gantungan tas, gantungan kunci, mainan hewan peliharaan, hingga bantal leher bertema sepak bola.
Fang Tian, penggemar sepak bola sejak Piala Dunia 2014, melihat fenomena ini sebagai cara generasi muda mencari hiburan di tengah tekanan hidup.
“Anak muda saat ini menghadapi banyak tekanan dan mereka membutuhkan pelarian emosional maupun ekonomi,” katanya.
Boneka kambing Messi yang dijual seharga 79 yuan atau sekitar 175 ribu rupiah menjadi salah satu produk paling diminati.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Orang Tiongkok sebenarnya sangat antusias terhadap bintang sepak bola, dan antusiasme itu bertahan lama,” ujar influencer Zhu Hui.
“Teman-teman saya bahkan rela begadang untuk menonton pertandingan.”
Menurut FIFA, saat Piala Dunia 2022 di Qatar, Tiongkok menyumbang sekitar setengah dari total penonton melalui platform digital dan media sosial meski negaranya tidak tampil di turnamen tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Shang Jianxing, penggemar berat timnas Inggris, percaya budaya sepak bola China perlahan mulai menjadi bagian dari gaya hidup.
Pria berusia 43 tahun itu telah menghadiri beberapa edisi Piala Dunia dan berencana terbang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan laga semifinal.
Kecintaannya terhadap sepak bola bermula dari idolanya, David Beckham dan Michael Owen. Ia bahkan pernah tinggal di London Utara saat menempuh pendidikan pada 2003 hingga 2008.
Shang masih berharap Tiongkok suatu hari bisa kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Ia masih mengingat kekalahan telak 0-4 dari Brasil pada Piala Dunia 2002, ketika Tiongkok gagal mencetak satu gol pun dan kalah dalam seluruh pertandingan fase grup.
“Sayang sekali Tiongkok hanya pernah bermain di satu Piala Dunia, mengingat sepak bola sangat populer di sini,” ujarnya.
Namun, ia optimistis masa depan sepak bola Tiongkok akan berubah. “Saya pikir cepat atau lambat tim Tiongkok akan kembali bermain di Piala Dunia,” kata Shang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!