Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Makin Gemar Simpan Dana di E-Wallet, Transaksi Harian Melesat

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 19:47 WIB | Oleh:
Masyarakat Makin Gemar Simpan Dana di E-Wallet, Transaksi Harian Melesat Doc: Ovo
Ket. Tampilan Ovo Nabung by Superbank. Fitur ini menggabungkan kemudahan e-wallet dengan manfaat tabungan digital.

JAKARTA – Perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia semakin menunjukkan tren positif. Di tengah meningkatnya penggunaan dompet digital untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, Ovo Nabung by Superbank mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan dengan total lebih dari 2,3 juta pengguna hingga awal Mei 2026.

Peningkatan jumlah pengguna tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu pengguna mengelola saldo dan membangun kebiasaan finansial yang lebih baik.

Konsep yang diusung Ovo Nabung by Superbank adalah rek-wallet atau rekening e-wallet, yakni layanan yang menggabungkan fungsi tabungan digital dan dompet elektronik dalam satu aplikasi. Melalui layanan ini, pengguna dapat melakukan transaksi harian sekaligus memperoleh manfaat layaknya tabungan digital tanpa perlu berpindah aplikasi.

Pertumbuhan pengguna turut diikuti oleh peningkatan aktivitas transaksi. Dibandingkan tahun lalu, transaksi di gerai offline seperti restoran, minimarket, dan berbagai kebutuhan harian lainnya meningkat lebih dari tiga kali lipat. Sementara transaksi belanja online dan pembelian digital goods seperti pulsa, paket data, serta layanan digital lainnya tumbuh lebih dari dua kali lipat.

Tak hanya itu, transaksi transfer antar pengguna Ovo juga meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi Ovo Nabung by Superbank sebagai layanan yang mengintegrasikan kebutuhan transaksi dan tabungan dalam satu ekosistem.

Tren ini sejalan dengan meningkatnya peran e-wallet dalam kehidupan finansial masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Berdasarkan survei Jakpat 2026, satu dari dua anggota Generasi Z menyimpan uang mereka di e-wallet yang digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transfer dana, belanja online, pembayaran tagihan, transaksi offline, layanan pesan antar makanan hingga transportasi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa e-wallet kini tidak lagi sekadar alat pembayaran, tetapi telah menjadi bagian dari cara generasi muda mengelola arus keuangan sehari-hari secara lebih praktis.

Menjawab kebutuhan tersebut, Ovo Nabung by Superbank menawarkan berbagai manfaat tambahan, termasuk potensi bunga hingga 5 persen per tahun, bebas biaya top up, serta beragam promo dan cashback. Dengan demikian, saldo yang tersimpan di e-wallet dapat tetap produktif tanpa mengurangi fleksibilitas pengguna dalam bertransaksi.

Untuk meningkatkan nilai tambah bagi pengguna, Ovo Nabung by Superbank meluncurkan kampanye Tau-Tau Untung yang berlangsung hingga akhir 2026. Kampanye ini menghadirkan berbagai keuntungan bagi pengguna, termasuk promo khusus pada layanan Grab.

Sebagai bagian dari program tersebut, pengguna baru Ovo Nabung by Superbank dapat menikmati promo transaksi harian, salah satunya diskon GrabFood hingga 99 persen dengan potongan maksimal Rp30.000 selama Juni 2026 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Head of Strategy, Integrated Marketing Communication Ovo, Asep Haekal, mengatakan bahwa Ovo Nabung by Superbank hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

“Kami melihat penggunaan e-wallet kini semakin berkembang, bukan hanya untuk transaksi, tetapi juga untuk menyimpan saldo. Melalui Ovo Nabung by Superbank, kami ingin menghadirkan pengalaman finansial yang lebih relevan dengan rutinitas pengguna saat ini, yaitu praktis untuk bertransaksi, sekaligus memberikan manfaat tambahan dari saldo yang mereka miliki,” ujar Asep melalui keterangannya pada hari Selasa (9/6).

Di dalam ekosistem Grab, penggunaan Ovo Nabung by Superbank paling banyak terjadi pada layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabFood. Volume transaksi pada ketiga layanan tersebut tercatat meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Mei 2025.

Aktivitas pengguna juga menunjukkan pola yang menarik. Penggunaan layanan paling tinggi terjadi pada jam perjalanan dan setelah jam kerja, khususnya antara pukul 17.00 hingga 19.00 WIB. Dari sisi demografi, kelompok usia 26–35 tahun menjadi pengguna paling aktif, disusul kelompok usia 18–25 tahun dan 36–45 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Cuaca Panas Ekstrem Bayangi...
Luar Negeri
Aturan Baru Afghanistan: PN...

Revolusi Flamingo Guncang Albania

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Revolusi Flamingo Guncang A...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.