Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenperin Perkuat Dekarbonisasi Manufaktur untuk Dukung Target Emisi Nol Bersih

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 15:10 WIB | Oleh:
Kemenperin Perkuat Dekarbonisasi Manufaktur untuk Dukung Target Emisi Nol Bersih Doc: Dokumentasi Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah dekarbonisasi sektor manufaktur sebagai bagian transformasi menuju industri hijau. Ini dilakukan melalui penguatan pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi gas rumah kaca (GRK) yang kredibel serta terstandar.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap target emisi nol bersih (NZE) Indonesia. Selain itu, lanjut dia, penguatan tata kelola emisi sangat penting untuk meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.

"Verifikasi emisi GRK penting dalam membangun industri nasional berdaya saing global, berkelanjutan, serta adaptif terhadap tuntutan pasar internasional," ujar dia, Senin (8/6). "Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia mencapai target NZE dan penguatan daya saing industri nasional di pasar global," imbuh dia.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, mengatakan penguatan layanan validasi dan verifikasi GRK menjadi salah satu strategi percepatan industri hijau. Menurut dia, pihaknya juga terus mengembangkan infrastruktur standardisasi dan jasa industri yang kompeten serta terakreditasi.

Emmy menambahkan keberadaan lembaga validasi dan verifikasi yang kredibel diperlukan untuk mendukung agenda dekarbonisasi industri. Langkah tersebut juga membantu pelaku usaha memenuhi berbagai tuntutan regulasi global.

"BSKJI terus memperkuat infrastruktur standardisasi dan jasa industri," ujar dia. "Karena itu, kehadiran lembaga yang kredibel sangat penting untuk mendukung industri dalam menjalankan agenda dekarbonisasi."

Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) BBSPJIA telah mempersiapkan sistem manajemen sejak 2024 sesuai persyaratan SNI ISO/IEC 17029:2019. Upaya tersebut menghasilkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) melalui Sertifikat Akreditasi Nomor LVV-025-IDN.

Terkait hal tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro (BBSPJIA) menyerahkan sertifikat pernyataan verifikasi emisi GRK kepada PT Lami Packaging Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang manufaktur kemasan aseptik berbasis kertas untuk industri makanan dan minuman.

Kepala BBSPJIA, Yuni Herlina Harahap, mengatakan verifikasi tersebut menjadi tonggak penting penguatan layanan LVV BBSPJIA. Serta untuk menunjukkan meningkatnya kesadaran industri terhadap pengelolaan emisi karbon.

"Perusahaan menunjukkan komitmen nyata dalam penerapan prinsip keberlanjutan melalui inventarisasi dan verifikasi emisi GRK," ujar dia.

Menurut Yuni, proses verifikasi dilakukan melalui asesmen dokumen, evaluasi metodologi dan perhitungan emisi, serta verifikasi lapangan. Hal tersebut mengacu pada standar SNI ISO 14064-1:2018 dan SNI ISO 14064-3:2019 sesuai ketentuan akreditasi KAN. Salah satu ruang lingkup layanan LVV BBSPJIA mencakup sektor general manufacturing, termasuk industri kemasan makanan dan minuman.

Penyerahan sertifikat verifikasi emisi GRK menjadi bentuk sinergi pemerintah dan pelaku industri dalam mendukung program dekarbonisasi nasional. Kemenperin berharap penguatan layanan validasi dan verifikasi emisi dapat memperluas penerapan industri hijau di sektor manufaktur nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mabes Polri Geledah Kontraktor Proyek PG Assembagoes di Surabaya

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mabes Polri Geledah Kontrak...

Mobil Penimbun BBM Meledak di SPBU

26 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Mobil Penimbun BBM Meledak ...
Daerah
Ribuan Umat Hadiri Tabligh ...
Megapolitan
Sepasang Suami Istri Kompak...

DPR Sebut Saham Bank BUMN Masih Menarik

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
DPR Sebut Saham Bank BUMN M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.