Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

50 Difabel Netra Mengikuti Aksi Tanam Mangrove di HLH 2026

📅 Senin, 08 Jun 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
50 Difabel Netra Mengikuti Aksi Tanam Mangrove di HLH 2026 Doc: Antara

Makassar - Sebanyak 50 anak muda difabel netra mengikuti Green Justice Youth Program, sebuah kegiatan pembelajaran dan aksi lingkungan yang menggabungkan isu perubahan iklim, inklusi disabilitas, dan kepemimpinan generasi muda dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Direktur Yayasan Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK), Nur Syarif Ramadhan di Makassar, Senin, menegaskan bahwa difabel perlu dipandang sebagai bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

“Difabel bukan hanya kelompok yang terdampak oleh perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Mereka juga memiliki hak dan kapasitas untuk terlibat, memimpin, dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Penanaman pohon mangrove sendiri dilakukan di kawasan wisata LP Lantebung, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Menurut Nur Syarif, partisipasi difabel dalam aksi lingkungan masih sering terabaikan, padahal pengalaman hidup yang mereka miliki dapat memberikan perspektif penting dalam pembangunan yang lebih inklusif.

Ia menyatakan, Green Justice Youth Program terselenggara berkat dukungan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui program Indonesia's FOLU Net Sink 2030.

Program itu menjadi salah satu upaya untuk mendorong keterlibatan generasi muda, termasuk difabel , dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan aksi iklim di Indonesia.

Ia berharap melalui kegiatan itu, semakin banyak ruang partisipasi yang terbuka bagi difabel dalam berbagai inisiatif lingkungan hidup.

"Masa depan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga oleh sejauh mana semua warga, tanpa terkecuali, dapat berpartisipasi dalam menjaganya," katanya.

Selain penanaman pohon mangrove, PerDik juga memberikan penguatan kapasitas yang membahas isu perubahan iklim, ruang terbuka hijau, kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial/ (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion/GEDSI), serta peran generasi muda dalam aksi iklim.

Para peserta yang berasal dari kalangan anak muda difabel netra memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperluas pemahaman mengenai keterkaitan antara isu lingkungan dan keadilan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.