Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS: Korut Menjadi Lebih Berbahaya

3 Sabtu, 11 Jan 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS: Korut Menjadi Lebih Berbahaya AS: Korut Menjadi Lebih Berbahaya Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Pemimpin Korut, Kim Jong-un, saat menginspeksi misil balistik antar benua sebelum dilaksanakan peluncuran dari sebuah lokasi rahasia pada 31 Oktober lalu. Seorang diplomat AS pada pertemuan darurat DK PBB menyatakan bahwa kemampuan tempur Korut

SEOUL - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa kerja sama militer antara Korea Utara (Korut) dan Russia, membuat Pyongyang lebih mampu berperang melawan negara-negara tetangganya.

Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Dorothy Camille Shea, menyampaikan peringatan tersebut pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (8/1).

“Korut telah mempelajari pelajaran berharga dari pertempuran melawan Ukraina, yang membuatnya menjadi ancaman besar bagi negara-negara tetangganya,” kata Wakil Dubes Shea. "Pada gilirannya, Korut kemungkinan besar akan lebih bersemangat untuk memanfaatkan peningkatan ini guna mempromosikan penjualan senjata dan kontrak pelatihan militer secara global," imbuh dia.

Dalam beberapa bulan terakhir, Korut telah mengirim sekitar 12.000 tentara untuk berperang bagi Russia melawan Ukraina sebagai bagian dari pakta keamanan baru antara pemimpinnya, Kim Jong-un, dan Presiden Russia, Vladimir Putin.

Pertempuran terpusat di wilayah Kursk Russia, tempat Ukraina telah merebut dan menguasai sebagian besar wilayah.

Pyongyang juga, kata Shea, telah mengirim lebih dari 20.000 kontainer pengiriman amunisi ke Russia sejak Desember 2023 yang berisi sedikitnya enam juta peluru artileri berat dan lebih dari 100 misil balistik.

Sebagai gantinya, Pyongyang menerima dukungan ekonomi dan diplomatik dari Kremlin, serta teknologi militer yang berharga.

Pertemuan tersebut diadakan setelah peluncuran misil Korut pada Senin (6/1). Pyongyang mengklaim negaranya telah berhasil menguji coba misil balistik hipersonik jarak menengah jenis baru.

PBB sebenarnya telah lama berupaya membatasi program militer Korut, khususnya kemampuannya untuk menyebarkan senjata nuklir, dengan menjatuhkan sanksi yang berat. Tetapi Russia telah menggunakan posisinya di Dewan Keamanan PBB untuk menghalangi sebuah komite yang dibentuk untuk menegakkan sanksinya.

Shea mengatakan Korut saat ini mendapat keuntungan besar dengan menerima peralatan, teknologi, dan pengalaman militer Russia, yang membuat negara itu lebih mampu berperang melawan negara-negara tetangganya.

"Kami khususnya prihatin dengan niat Moskwa untuk berbagi teknologi satelit dan antariksa dengan Pyongyang, yang sangat penting bagi kemampuan komunikasi dan pengumpulan intelijen militer di medan perang modern, seperti yang telah kita lihat di Ukraina," ungkap Wakil Dubes Shea.

“Uang Darah”

Duta Besar Russia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menolak tuduhan AS tersebut yang menyatakan bahwa Moskwa berencana berbagi teknologi antariksa dan satelit canggih dengan Korut. Nebenzia mengatakan klaim yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pada Senin sama sekali tidak berdasar.

Mengacu pada peluncuran misil tersebut, Dubes Nebenzia mengatakan bahwa kepemimpinan Korut memiliki hak penuh untuk menerapkan tindakan guna memastikan keamanan dan menegakkan kedaulatan negara tersebut. Dubes Nebenzia juga mengatakan bahwa uji coba misil baru Korut merupakan tindakan defensif sebagai respons terhadap latihan militer oleh AS dan sekutu regionalnya.

Duta Besar Korut untuk PBB, Kim Song, membenarkan peluncuran tersebut. Ia mengatakan misil balistik hipersonik itu merupakan bagian dari rencana untuk mengembangkan kemampuan pertahanan nasional sesuai dengan lingkungan keamanan kawasan yang terus berubah.

Sedangkan Dubes Korsel untuk PBB, Hwang Joon-kook, mengatakan peluncuran misil Korut itu merupakan hasil dari "uang darah" dari Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.