Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 07:25 WIB | Oleh:
Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit Doc: ist
Ket. menantang malaysia

JAKARTA – Ajang Indonesia Open 2026 mempertemukan Indonesia dan Malaysia. Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengusung misi balas dendam saat menghadapi pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6).

Raymond/Joaquin melaju ke partai puncak turnamen level BWF World Tour Super 1000 itu setelah mengalahkan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-15, 21-18 pada semifinal di Istora, Sabtu.

“Kemarin sudah flashback, kami evaluasi kekalahan pertama. Kami ingin lebih baik dari sebelumnya,” kata Joaquin seusai pertandingan.

Pertemuan melawan Goh/Izzuddin menjadi kesempatan bagi Raymond/Joaquin untuk membalas kekalahan dari pasangan unggulan ketujuh tersebut.

Terakhir, mereka kalah dari wakil Malaysia itu di tempat yang sama, tepatnya pada Indonesia Masters 2026, Januari lalu, dengan skor 19-21, 13-21.

Namun, Raymond/Joaquin juga memiliki modal positif karena pernah mengalahkan Goh/Izzuddin pada Super 500 Australian Open dengan skor 21-15, 21-15. Catatan itu membuat laga final Indonesia Open 2026 menjadi pertemuan yang tidak hanya mempertaruhkan gelar, tetapi juga momentum untuk menegaskan perkembangan mereka.

Goh/Izzuddin memastikan tempat di final setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae melalui pertarungan tiga gim 21-18, 17-21, 21-16.

Raymond/Joaquin datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati duel sesama Indonesia yang berjalan ketat. Menghadapi Sabar/Reza, mereka mampu menjaga ketenangan pada poin-poin krusial, terutama ketika skor imbang 16-16 pada gim kedua.

Joaquin mengatakan kemenangan atas Sabar/Reza tidak diraih dengan mudah karena lawan memiliki pengalaman dan kualitas sebagai pasangan elite dunia. Namun, ia berusaha meyakinkan diri bahwa peluang menembus final turnamen Super 1000 tidak datang setiap saat.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan. Tadi pertandingannya luar biasa bisa lawan Sabar/Reza. Di set kedua poinnya cukup ketat, 16 sama, tapi saya meyakinkan diri saya bahwa ini kesempatan tidak datang dua kali. Puji Tuhan bisa menang,” ujar Joaquin.

Sementara itu, Raymond menyebut kemenangan atas Sabar/Reza menjadi salah satu ujian penting bagi mereka sebelum tampil di partai puncak. Ia menyebut seniornya itu tetap memiliki kelas sebagai pasangan dunia.

“Yang pasti dari Indonesia Masters sama-sama di semifinal. Sabar/Reza punya kelas sebagai pemain dunia,” ujar Raymond.

Selain memburu gelar Super 1000 pertama, Raymond/Joaquin juga datang dengan bekal pencapaian lain. Mereka memastikan posisi 10 besar dunia pada pekan depan, sesuai target yang telah dicanangkan sejak awal tahun.

“Target kami untuk tahun ini top 10 dan minggu depan resmi. Sekarang ganti lagi target tujuh atau delapan, secepatnya,” kata Raymond.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.