Pariwisata Indonesia di Era AI, Algoritma Mengubah Cara Wisatawan Memilih
📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 15:25 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasDari sisi industri, teknologi AI juga mulai mengubah cara operasional hotel bekerja. COO ARTOTEL Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menyebut industri kini tidak lagi hanya bersaing di ranah layanan, tetapi juga di ranah data dan algoritma.
Kecerdasan buatan memungkinkan hotel membaca perilaku tamu, memprediksi kebutuhan, hingga mengarahkan strategi pemasaran secara presisi. Namun ia menegaskan bahwa hospitality tetap membutuhkan sentuhan manusia.
“Yang membedakan industri hospitality dan pariwisata dengan industry lainnya adalah rasa, pengalaman, dan sentuhan manusia. Jadi meskipun kita bisa mengoptimasasi teknologi, tetap yang menentukan pengalaman dan rasa manusia,”
Karena itu, lanjut Eduard, masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya bergantung pada seberapa canggih teknologi yang digunakan, tetapi pada seberapa kuat manusia mampu mengendalikan narasi di tengah dominasi mesin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!