Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pembiayaan Pembangunan Kian Diakui
Jumat, 05 Jun 2026, 15:53 WIBYOGYAKARTA â Kota Semarang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, Kota Semarang berhasil menunjukkan kemampuannya menghadirkan pembangunan melalui berbagai skema pembiayaan inovatif yang sehat dan berkelanjutan.
Atas capaian tersebut, Kota Semarang meraih penghargaan Terbaik III Kategori Creative Financing tingkat kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI di Yogyakarta, Kamis (4/6).
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola sumber-sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif dan akuntabel, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan di tengah kebutuhan perkotaan yang terus meningkat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kota dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
"Penghargaan ini bukan sekadar prestasi pemerintah daerah. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang baik mampu menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ini penghargaan bagi seluruh warga Kota Semarang," kata Agustina.
Menurutnya, dinamika pembangunan perkotaan saat ini menuntut pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan sumber pembiayaan konvensional. Karena itu, Pemkot Semarang terus membuka berbagai peluang pembiayaan kreatif yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat iklim investasi daerah.
Berbagai pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
"Kebutuhan pembangunan terus bertambah. Karena itu kami harus mencari terobosan-terobosan baru agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat, lebih efektif, dan tetap bertanggung jawab," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menegaskan bahwa penghargaan diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja nyata, inovasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurut Tito, daerah yang mampu mengelola sumber daya secara kreatif dan akuntabel akan memiliki fondasi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.
"Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pengakuan dari pemerintah pusat tersebut semakin memperkuat posisi Kota Semarang sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil mengembangkan model pembiayaan pembangunan yang inovatif sekaligus bertanggung jawab.
Selain menjadi indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan, penghargaan tersebut juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap Kota Semarang sebagai daerah yang memiliki iklim investasi yang kondusif dan mampu mengelola pembangunan secara profesional.
Agustina menegaskan bahwa setiap kebijakan fiskal yang diambil pemerintah harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu kami terus mencari cara-cara yang lebih efektif, kreatif, dan bertanggung jawab agar pembangunan bisa berjalan optimal tanpa membebani warga," tegasnya.
Menurutnya, penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir dari proses pembangunan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami tidak ingin berhenti pada penghargaan. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika kesejahteraan masyarakat meningkat dan kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin kuat," katanya.
Ke depan, Pemerintah Kota Semarang akan terus memperkuat lima prioritas pembangunan daerah, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi dan investasi, pemerataan infrastruktur, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta ketahanan lingkungan dan sosial.
Dengan capaian ini, Kota Semarang kembali menunjukkan bahwa inovasi dalam tata kelola pemerintahan bukan sekadar slogan. Melalui berbagai terobosan pembiayaan pembangunan, kota ini berupaya memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, memberikan manfaat nyata, dan memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.
- Raih Penghargaan
- Kota Semarang
- Penghargaan Nasional Creative Financing
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy
Berita Terkait:
-
Di Indonesia Human Capital Awards 2026, KAI Logistik Raih Penghargaan
-
Pertumbuhan Penumpang Signifikan, TransNusa Raih Penghargaan Top Airlines by Absolute Passenger Growth Southeast Asia
-
Anjungan DKI di TMII Siap Direvitalisasi, Bakal Jadi Pusat Edukasi Budaya Modern
-
Semarang Night Carnival 2026 Diguyur Hujan Deras, Acara Ulang Tahun Kota ke-479 Sempat Dihentikan
-
Korsel Targetkan Pendaratan di Bulan pada 2030
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.