Aman Naik Ojol, Pemprov Jateng Siapkan Aplikasi Lindungi Pengemudi Ojol Perempuan

Minggu, 08 Mar 2026, 12:15 WIB

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah menyiapkan aplikasi perlindungan bagi para perempuan yang menjadi pengemudi ojek online (ojol).

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Sabtu, mengatakan sejauh ini Jateng sebenarnya relatif aman dari diskusi dengan komunitas ojol.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat berbincang dengan pengemudi ojek online (online). — Sumber: Pemprov Jateng

"Hasil saya ngobrol dengan srikandi ojol, ada juga Komunitas Kebaya, yang datang dari Purwokerto. Keluhannya apa saja. Katanya Jawa Tengah relatif aman," katanya.

Meski demikian, sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan bahwa pihaknya akan segera meluncurkan aplikasi perlindungan bagi perempuan yang berprofesi sebagai ojol.

Melalui aplikasi tersebut, pengemudi ojol nantinya tinggal memencet tombol yang terhubung dengan rukun tetangga (RT) sekitar.

Tujuannya, kata dia, supaya para srikandi ojol terlindungi dari perbuatan tidak menyenangkan saat menjalankan pekerjaannya.

"Nanti bukan hanya di Kota Semarang, namun juga di kota-kota yang lain khususnya di Jawa Tengah, biar ada keamanan di jalan," katanya.

Ia juga memberikan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan para pengemudi ojol selama ini kepada masyarakat, khususnya di Jateng.

"Saya termasuk yang selalu senang menggunakan jasa ojol. Bahkan, biasanya saya muter-muter bertemu dengan kawan-kawan sedang ngetem (menunggu penumpang, red.)," katanya.

Menurut dia, para pengemudi ojol telah mengungkit pertumbuhan ekonomi di Jateng, dan pada momentum liburan Lebaran ini diharapkan akan lebih banyak orderan dari wisatawan yang berkunjung.

Salah satu perempuan pengemudi ojol, Dewi mengaku sangat senang dengan adanya terobosan sebagaimana disampaikan Wagub Jateng.

Diakuinya, pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan rentan terhadap perlakuan kekerasan, namun selama tujuh tahun menjalani pekerjaan ini belum pernah mengalami kekerasan fisik.

Hanya saja, ia sempat mengalami kekerasan verbal saat mengantar pelanggan (customer) dari Kota Semarang ke Salatiga.

Namun, ia sadar selama dirinya tidak memberi peluang kekerasan yang lebih jauh, dia tetap akan aman.

"Saya berterima kasih perhatian Pemprov Jawa Tengah yang sangat melindungi perempuan. Mantap," pungkasnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.