Semarang Night Carnival 2026 Diguyur Hujan Deras, Acara Ulang Tahun Kota ke-479 Sempat Dihentikan

Minggu, 03 Mei 2026, 05:45 WIB

Semarang - Pergelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026 berupa parade kostum spektakuler yang menjadi agenda tahunan menyambut hari ulang tahun ke-479 kota itu, diguyur hujan deras.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menyampaikan sambutan untuk melepas rombongan defile karnaval, di depan Balai Kota Semarang, Sabtu (2/5) malam, telah diiringi dengan gerimis.

Ket. Foto: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyapa peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang berjalan memamerkan kostum spektakulernya di kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (2/5). — Sumber: Antara

Para peserta karnaval yang mengenakan berbagai kostum megah menyala dan berwarna-warni pun juga sudah bersiap, dipimpin oleh pasukan drumband dari Akademi Kepolisian (Akpol).

Namun, sekitar pukul 19.00 WIB, hujan deras langsung mengguyur disertai angin yang cukup kencang yang membuat para peserta karnaval berangsur membubarkan diri.

Masyarakat yang semula memadati sepanjang rute karnaval juga langsung mencari tempat berteduh karena hujan turun semakin deras.

Atas nama Pemerintah Kota Semarang, Agustina sempat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena harus mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan SNC 2026 karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

"Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan secara aman. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat membahayakan warga, peserta, maupun petugas di lapangan," katanya.

Bahkan, Pemkot Semarang sempat akan mengkaji terkait penjadwalan ulang SNC 2026, seiring dengan keputusan pembatalan tersebut.

Hujan mulai reda sekitar pukul 20.15 WIB, namun masih menyisakan banjir di sejumlah jalan protokol yang menjadi rute karnaval hingga Lapangan Simpang Lima Semarang.

Setelah air berangsur surut, ternyata sebagian peserta SNC 2026 masih tetap bersemangat melanjutkan kegiatan sehingga akhirnya difasilitasi panitia.

Sebagian para peserta SNC 2026 kemudian diangkut menggunakan mobil menuju depan Masjid Raya Baiturrahman Semarang untuk melakukan defile menuju Lapangan Simpang Lima dengan jarak sekitar 100 meter.

Ia mengapresiasi sejumlah peserta yang tetap berkomitmen menampilkan karya terbaiknya, bahkan sampai menyusul ke Simpang Lima dan mengajukan izin untuk tetap tampil.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Semarang Night Carnival yang sudah berjuang untuk tetap 'perform'. Ini bentuk kecintaan mereka pada Kota Semarang," katanya.

Ia menambahkan penyesuaian rangkaian kegiatan sebelumnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, menyusul kondisi genangan di beberapa tempat.

"Keputusan penyesuaian diambil untuk menjaga keamanan peserta, termasuk yang berasal dari luar daerah dan mancanegara," katanya.

Di Lapangan Simpang Lima, band Wali yang telah ditunggu kehadirannya oleh masyarakat tampil menghibur ratusan warga yang telah berdatangan sejak sore hari.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.