Terobosan Kreatif, Dukcapil Bangka Tengah Inovasi Jemput Bola Perekaman KTP-el Pelajar
Selasa, 11 Agu 2026, 03:25 WIBKOBA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan inovasi Program "Gi Ngayau" yang merupakan layanan jemput bola perekaman KTPÂ elektronik bagi pelajar di daerah itu.
"Program Gi Ngayau merupakan salah satu inovasi Dinas Dukcapil Bangka Tengah untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP elektronik," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman usai menyerahkan KTP elektronik kepada sejumlah pelajar di SMAN 1 Koba, Senin.
Program Giat Ngurus Administrasi Nyata untuk Anak Sekolah (Gi Ngayau) diperuntukkan bagi para pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP-el dengan mendatangi sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.
"Gi Ngayau" juga merupakan frasa dari Bahasa Bangka Belitung, yang memiliki makna, "gi" berasal dari kata pergi dan "ngayau" memiliki arti jalan-jalan, bepergian atau berkeliling, sehingga "gi ngayau" dapat diartikan pergi berkeliling.Â
Algafry Rahman mengatakan program tersebut merupakan inovasi pemerintah daerah untuk mempermudah pelajar mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Ia mengatakan kelengkapan dokumen kependudukan, seperti KTP-el dan pembaruan Kartu Keluarga (KK), penting bagi pelajar untuk kebutuhan, antara lain melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, serta mendaftar sebagai anggota TNI dan Polri.
Kepala Dinas Dukcapil Bangka Tengah Nordianto mengatakan pelayanan jemput bola tidak hanya mencakup perekaman data biometrik KTP-el, tetapi juga pemrosesan dokumen dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Dengan terdaftarnya atau teraktivasi IKD, siswa bisa melakukan permohonan pelayanan publik di mana pun. Tentunya ini sangat memudahkan bagi siswa maupun masyarakat umumnya," katanya.
Menurut dia, layanan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap Senin melalui sosialisasi ke berbagai sekolah lanjutan tingkat atas, yakni SMA, SMK maupun pondok pesantren sederajat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
Arus Penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor Padat Setelah Libur Lebaran
-
Dinsos P3A Blora Perbarui Data Calon Penerima Bantuan Sambung Listrik
-
MK Tolak Gugatan UU Polri, Permohonan Dinilai Kabur dan Tak Jelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.