Terobosan Kreatif, Dukcapil Bangka Tengah Inovasi Jemput Bola Perekaman KTP-el Pelajar

Selasa, 11 Agu 2026, 03:25 WIB

KOBA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan inovasi Program "Gi Ngayau" yang merupakan layanan jemput bola perekaman KTP elektronik bagi pelajar di daerah itu.

"Program Gi Ngayau merupakan salah satu inovasi Dinas Dukcapil Bangka Tengah untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP elektronik," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman usai menyerahkan KTP elektronik kepada sejumlah pelajar di SMAN 1 Koba, Senin.

Ket. Foto: Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat menyerahkan KTP elektronik bagi pelajar di SMAN 1 Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/8). — Sumber: Antara foto

Program Giat Ngurus Administrasi Nyata untuk Anak Sekolah (Gi Ngayau) diperuntukkan bagi para pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP-el dengan mendatangi sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

"Gi Ngayau" juga merupakan frasa dari Bahasa Bangka Belitung, yang memiliki makna, "gi" berasal dari kata pergi dan "ngayau" memiliki arti jalan-jalan, bepergian atau berkeliling, sehingga "gi ngayau" dapat diartikan pergi berkeliling. 

Algafry Rahman mengatakan program tersebut merupakan inovasi pemerintah daerah untuk mempermudah pelajar mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Ia mengatakan kelengkapan dokumen kependudukan, seperti KTP-el dan pembaruan Kartu Keluarga (KK), penting bagi pelajar untuk kebutuhan, antara lain melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, serta mendaftar sebagai anggota TNI dan Polri.

Kepala Dinas Dukcapil Bangka Tengah Nordianto mengatakan pelayanan jemput bola tidak hanya mencakup perekaman data biometrik KTP-el, tetapi juga pemrosesan dokumen dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Dengan terdaftarnya atau teraktivasi IKD, siswa bisa melakukan permohonan pelayanan publik di mana pun. Tentunya ini sangat memudahkan bagi siswa maupun masyarakat umumnya," katanya.

Menurut dia, layanan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap Senin melalui sosialisasi ke berbagai sekolah lanjutan tingkat atas, yakni SMA, SMK maupun pondok pesantren sederajat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.