Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Future Festival 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Global

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Jakarta Future Festival 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Global Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pembukaan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pembukaan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tahunan yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta itu menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan masa depan Jakarta menjelang usia lima abad pada 2027.

Menurut Pramono, JFF merupakan forum yang mempertemukan berbagai perspektif dalam melihat tantangan dan peluang pembangunan ibu kota. Beragam pendekatan mulai dari budaya, seni, perencanaan infrastruktur, hingga kebijakan publik dihadirkan untuk menyusun arah pembangunan Jakarta secara lebih komprehensif.

"Ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) yang menunjukkan bagaimana Jakarta melihat dan memotret berbagai hal, kemudian merencanakan masa depan Jakarta dengan berbagai pendekatan, seperti budaya, seni, perencanaan infrastruktur, kebijakan, teknokrasi, dan sebagainya," ujar Pramono.

Gubernur menilai penyelenggaraan festival seperti JFF perlu terus dilakukan karena mampu meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai kota yang dinamis dan terbuka terhadap berbagai gagasan baru. Keterlibatan generasi muda dalam festival ini juga diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.

"Mudah-mudahan acara seperti ini tetap bisa kita adakan untuk membuat Jakarta penuh warna, Jakarta penuh pilihan, dan Jakarta bisa apa saja selama itu memberikan kenyamanan dan kebaikan bagi warga Jakarta," katanya.

Jakarta Future Festival 2026 menghadirkan berbagai agenda mulai dari Jakarta’s Forecast, Urban Talks, Urban Policy Lab, Urban Debate, Urban Study Case, hingga pameran inovasi. Selain itu, tersedia pula booth usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikurasi bersama oleh Kementerian Ekonomi Kreatif dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Salah satu agenda utama dalam festival tersebut adalah Jakarta’s Forecast: Jakarta 500 - Memory, Character, and the Future of a Global City. Forum ini mengajak berbagai kalangan untuk merefleksikan identitas, karakter, serta posisi strategis Jakarta di tingkat global menjelang peringatan 500 tahun berdirinya kota tersebut.

Selama tiga hari pelaksanaan hingga 7 Juni 2026, JFF juga menghadirkan 19 profesor dari berbagai universitas internasional yang akan berbagi pandangan mengenai pembangunan perkotaan, ketahanan kota, serta berbagai tantangan masa depan. Kehadiran akademisi internasional tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif dan memperkuat jejaring kolaborasi global bagi Jakarta.

Festival ini melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, praktisi, komunitas, organisasi nonpemerintah (NGO), hingga masyarakat umum dalam satu ruang dialog yang terbuka. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, berbagai ide dan inovasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program yang berdampak nyata bagi warga.

"Kami berharap JFF 2026 menjadi ruang lahirnya gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang konkret untuk mempercepat transformasi Jakarta menuju Top 20 Global City, sekaligus memastikan pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat," pungkas Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Olahraga
Everton Segera Boyong Folar...
Advertisement
Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Cek Bansos 2026 Pakai HP, Ini Syarat & Langkah-langkahnya!

Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Cek Bansos 2026 Pakai HP, Ini Syarat & Langkah-langkahnya!

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.