Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Berlakukan Sanksi Baru pada Presiden Kuba dan Anggota Keluarga Castro

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 14:21 WIB | Oleh:
AS Berlakukan Sanksi Baru pada Presiden Kuba dan Anggota Keluarga Castro Doc: Istimewa
Ket. Mereka yang menjadi sasaran adalah putra dan cucu dari mantan presiden Raúl Castro, yang meskipun tidak lagi memegang jabatan resmi, tetap menjadi tokoh kunci dalam pengambilan keputusan tentang masa depan pulau tersebut.

WASHINGTON DC - Amerika Serikat pada Kamis (4/6) mengumumkan sanksi ekonomi baru terhadap presiden Kuba dan beberapa anggota keluarga dekatnya, bersama dengan anggota keluarga Castro, sebagai bagian dari peningkatan tekanan terbaru Washington terhadap negara tetangganya yang dipimpin komunis tersebut.

Dari The Guardian, di antara mereka yang menjadi sasaran adalah putra dan cucu dari mantan presiden Raúl Castro, yang meskipun tidak lagi memegang jabatan resmi, tetap menjadi tokoh kunci dalam pengambilan keputusan tentang masa depan pulau tersebut.

Presiden Miguel Diaz-Canel, istri dan anak tirinya juga terkena sanksi terbaru dari Departemen Keuangan yang dikeluarkan pada hari Kamis, begitu pula kementerian angkatan bersenjata revolusioner dan beberapa entitas lainnya.

AS telah memberlakukan embargo terhadap Kuba selama beberapa dekade, tetapi Presiden AS Donald Trump telah secara drastis meningkatkan tekanan terhadap pulau itu dalam beberapa bulan terakhir dan secara terbuka mempertimbangkan untuk mengambil alihnya.

Blokade bahan bakar secara de facto telah memperdalam krisis energi di pulau itu dan menghantam perekonomiannya yang sudah rapuh.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan di X bahwa AS "menargetkan jaringan yang memungkinkan dan mendanai operasi subversif dan radikal Kuba" karena AS "tidak akan lagi mentolerir rezim Marxis radikal" yang mengekspor "revolusi" mereka yang beracun dan jahat ke AS dan tempat lain.

Rubio mengatakan sanksi kini berlaku untuk kementerian angkatan bersenjata revolusioner Kuba, Institut Persahabatan Kuba dengan Rakyat, Amistur Kuba, dan komite-komite untuk pertahanan revolusi.

“Siapa pun yang menyediakan layanan kepada aktor-aktor yang dikenai sanksi ini berisiko terkena sanksi juga. Bank asing dan perusahaan lain yang menyediakan layanan kepada entitas-entitas ini harus membekukan aktivitas tersebut,” kata Rubio.

Tindakan terbaru Departemen Keuangan ini juga mengikuti langkah yang diambil pada tahun 2025 ketika Washington membatasi visa untuk presiden Kuba dan pejabat tinggi pemerintah lainnya.

Trump telah berulang kali memberi sinyal bahwa pemerintah Kuba bisa menjadi yang berikutnya setelah Venezuela yang akan tunduk pada tekanan AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.