Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makna Pancasila Kian Bergeser

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Makna Pancasila Kian Bergeser Doc: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Anggota pasukan pengibar bendera (Paskibraka) membentangkan kain merah putih mengiringi arak-arakan patung Garuda Pancasila saat Karnaval Pancasila di Denpasar, Bali, Senin (1/6). Ratusan peserta dari berbagai paguyuban, seniman, dan pelajar mengikuti Karnaval Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, persatuan, toleransi, dan keadilan sosial dinilai tetap relevan sebagai fondasi untuk memperkuat persatuan dan ketahanan bangsa.

Makassar – Peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai mengalami pergeseran makna di tengah masyarakat. Jika dahulu 1 Juni menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan merefleksikan nilai-nilai dasar negara, kini sebagian masyarakat cenderung memaknainya sebagai hari libur nasional atau sekadar perpanjangan masa liburan.

Pengamat Komunikasi Budaya Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Dr. Hadawiah Harita, menilai perubahan cara pandang tersebut menunjukkan berkurangnya pemaknaan terhadap Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dulu peringatan Hari Lahir Pancasila disambut dengan meriah dan penuh makna. Masyarakat memahami bahwa Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Hadawiah, sebagaimana diberitakan Antara di Makassar, Senin (1/6).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan berkurangnya semangat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dibandingkan beberapa dekade lalu. Padahal, menurut dia, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila justru semakin relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Hadawiah menyoroti sejumlah persoalan yang berkembang di masyarakat, mulai dari meningkatnya kesenjangan ekonomi, menurunnya kepedulian sosial, hingga maraknya intoleransi di ruang digital. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menjelaskan bahwa nilai gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan musyawarah dapat menjadi landasan untuk menjawab berbagai persoalan kekinian.

“Saat masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, semangat kebersamaan dan solidaritas sosial menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan bangsa,” katanya.

Menurut Hadawiah, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai simbol atau slogan semata. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

“Semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pancasila memiliki posisi yang sangat fundamental dalam sejarah Indonesia karena lahir sebelum kemerdekaan diproklamasikan. Oleh karena itu, Pancasila bukan sekadar ideologi negara, melainkan filosofi yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia.

Konsensus Agung

Sebelumnya, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Presiden mengatakan Pancasila lahir dari perjalanan sejarah, pengalaman, budaya, dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pancasila merupakan konsensus agung yang memungkinkan Indonesia tetap berdiri sebagai satu bangsa meski terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hubungan Memanas, Nikaragua...
Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.