Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tembus 17 Hektare! Lahan Gambut Nagan Raya Hangus Terbakar Gara-Gara Dua Kendala Ekstrem Ini

📅 Senin, 01 Jun 2026, 21:35 WIB | Oleh:
Tembus 17 Hektare! Lahan Gambut Nagan Raya Hangus Terbakar Gara-Gara Dua Kendala Ekstrem Ini Doc: ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya
Ket. Petugas BPBD melakukan upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan, hingga Senin (1/6/2026) luas lahan yang sudah terbakar di dua titik lokasi di kawasan Desa/Gampong Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur dan Desa/Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, sudah mencapai 17 hektare dan berpotensi semakin meluas.

NAGAN RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, bersama tim gabungan terus berjuang keras menjinakkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur. 

“Hingga saat ini luas lahan gambut yang hangus terbakar diperkirakan telah mencapai kurang lebih 17 hektare,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan Raya Irfanda Rinaldi kepada ANTARA di Suka Makmue, Senin.

Adapun lokasi lahan yang terbakar tersebut tepatnya berada di kawasan Desa/Gampong Kaye Unoe di Kecamatan Darul Makmur, dan Gampong Babah Lueng di Kecamatan Tripa Makmur.

Ia menjelaskan cuaca ekstrem dan minimnya sumber air menjadi kendala utama proses pemadaman di lokasi kejadian.

Irfanda Rinaldi menjelaskan informasi kebakaran pertama kali diterima oleh personel Pos Pemadam Darul Makmur pada Sabtu (30/5) pagi pukul 09.20 WIB. Namun api diduga kuat sudah mulai menjalar sejak Jumat 29 Mei 2026.

Setelah mendapatkan laporan, BPBD Nagan Raya bersama tim gabungan terus bergerak menuju ke lokasi kebakaran guna melakukan upaya pemadaman api di kedua lokasi.

Namun, kata dia, kondisi di lokasi karhutla saat ini sangat ekstrem dan sulit dilakukan upaya pemadaman, sehingga kebakaran diperkirakan masih bisa meluas karena cuaca sangat panas mencapai 32 derajat Celsius.

Selain itu hembusan angin kencang bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 15 km/jam juga menyebabkan upaya pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan semakin lebih sulit dan menantang.

Selain faktor angin yang membuat api cepat menyebar, tim gabungan di lapangan juga menghadapi kendala terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kejadian, sehingga pemadaman api ikut terkendala.

Sebagai upaya memudahkan pemadaman api, BPBD Nagan Raya telah mengerahkan dua mesin pompa air portabel ke titik api. Upaya pemadaman ini dilakukan secara sinergis oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas BPBD Nagan Raya, Polres Nagan Raya, dan Kodim Nagan Raya.

Irfanda mengatakan BPBD Nagan Raya bersama tim gabungan saat ini terus berupaya melakukan upaya pemadaman dan menyekat sebaran api, sehingga diharapkan jilatan api di dua lokasi kebakaran lahan tidak semakin meluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liga Inggris: Morgan Rogers...
Daerah
Puncak musim kemarau di Kot...
Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati
Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.