Sulawesi Jadi Wilayah dengan Burung Endemik Terbanyak di Indonesia, Capai 159 Spesies
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim PenulisMakassar - Wilayah Sulawesi tercatat sebagai daerah dengan jumlah spesies burung endemik tertinggi di Indonesia, mencapai 159 jenis hingga Januari 2026.
“Burung di Indonesia 2026, melansir perkembangan terbaru keanekaragaman burung nasional, dengan Sulawesi tercatat memiliki spesies endemik terbanyak yakni 159 jenis," kata Communication Officer Burung Indonesia Meliza Laveda dalam keterangan persnya yang diterima di Makassar, Jumat (3/4).
Dalam laporan Burung Indonesia disebutkan, secara keseluruhan Indonesia memiliki 1.834 spesies burung, dengan 538 di antaranya merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di wilayah tertentu.
Setelah Sulawesi, wilayah dengan jumlah burung endemik terbanyak berikutnya adalah Maluku sebanyak 117 spesies, serta Jawa dan Bali yang masing-masing mencatat 80 spesies.
Sementara itu, Papua memiliki 75 spesies endemik, diikuti Nusa Tenggara sebanyak 62 spesies, Sumatra 54 spesies, dan Kalimantan enam spesies.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain mencerminkan kekayaan hayati, laporan Burung Indonesia juga menunjukkan adanya tekanan terhadap populasi burung di Indonesia secara global.
Sebanyak 159 spesies burung Indonesia tercatat berstatus terancam punah, terdiri atas 29 spesies kritis, 49 spesies genting, dan 81 spesies rentan.
Perubahan status pada sejumlah spesies dipengaruhi oleh pembaruan data ilmiah yang memberikan gambaran lebih akurat terkait kondisi populasi di alam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Burung Indonesia menekankan pentingnya upaya konservasi berkelanjutan, terutama untuk mengatasi ancaman hilangnya habitat dan perburuan yang masih menjadi tekanan utama terhadap keberlangsungan burung endemik di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!