Spurs Singkirkan Thunder, Hadapi Knicks di Final NBA
📅 Senin, 01 Jun 2026, 00:04 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraWASHINGTON – Dipimpin penampilan impresif bintang muda asal Prancis, Victor Wembanyama, San Antonio Spurs memastikan langkah ke Final NBA setelah menyingkirkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada laga ketujuh Final Wilayah Barat, Minggu (31/5).
Kemenangan tersebut membuat Spurs merebut seri best-of-seven dengan keunggulan 4-3 dan mengamankan tiket ke Final NBA. Mereka akan menghadapi New York Knicks dalam perebutan gelar juara yang dimulai Rabu mendatang di San Antonio.
"Meski kami masih lapar untuk meraih satu pencapaian lagi, perasaan ini sulit dijelaskan. Sangat luar biasa," ujar Wembanyama. "Kami menginginkan empat kemenangan lagi. Kami belum selesai. Go Spurs Go."
Center setinggi 2,24 meter itu menyumbangkan 22 poin dan tujuh rebound untuk Spurs. Julian Champagnie tampil impresif dengan 20 poin, termasuk enam tembakan tiga angka, sementara Stephon Castle menambahkan 16 poin. San Antonio hampir selalu memimpin sepanjang pertandingan penentuan tersebut.
"Kami memiliki tim yang bagus, bahkan tim yang hebat," kata Champagnie. "Kami harus tetap fokus dan memainkan pertandingan dengan benar. Kami mengalirkan bola dengan baik, bermain sebagai sebuah tim, dan tampil bersama-sama."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga memberikan pujian besar kepada Wembanyama.
"Kami tidak pernah tahu sejauh mana kami bisa melangkah. Namun ketika Anda memiliki pemain terbaik di dunia, hal-hal luar biasa bisa terjadi."
Pernyataan itu merujuk kepada Wembanyama yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final Wilayah Barat sekaligus peraih penghargaan Defensive Player of the Year NBA musim ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski meraih penghargaan individu, Wembanyama menegaskan keberhasilan tersebut adalah milik seluruh tim.
"Penghargaan ini tidak berarti apa-apa bagi saya selain fakta bahwa kami adalah sebuah tim. Saya menerima ini untuk kami semua dan juga untuk para penggemar," ujarnya.
Pemain berusia 22 tahun itu juga mengungkapkan rasa cintanya kepada rekan-rekan setim.
"Mereka bahkan tidak tahu seberapa besar saya menyayangi mereka. Mereka luar biasa. Semua pemain memberikan kontribusi malam ini."
Wembanyama tampil dominan dalam pertandingan Game 7 pertamanya di playoff NBA. Setelah peluit akhir berbunyi, ia terlihat emosional, tertawa, menangis, dan memeluk rekan-rekannya setelah berhasil mencapai Final NBA pertama dalam kariernya.
"Itu adalah momen ketika saya menyadari bahwa sebagian dari mimpi masa kecil saya akan menjadi kenyataan," kata Wembanyama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!