Presiden Iran Masoud Pezeshkian Mengundurkan Diri Karena Dipinggirkan dalam Pembicaraan Damai dengan AS
📅 Senin, 01 Jun 2026, 17:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STEHERAN - Media Iran pada hari Minggu (31/5) melaporkan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Kantor Pemimpin Tertinggi Iran.
Dari Fox News, mengutip sebuah sumber, Iran International menyebut bahwa surat itu menyatakan presiden dan pemerintahannya telah dikecualikan dari pengambilan keputusan penting di Iran.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa kekosongan kekuasaan yang terjadi kemudian memungkinkan faksi-faksi garis keras di dalam Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk mengambil kendali atas urusan-urusan penting.
Dalam surat tersebut, Pezeshkian dilaporkan menulis bahwa, dalam keadaan seperti itu, ia tidak mampu memerintah secara efektif atau memenuhi tanggung jawab hukumnya dan, karena alasan itu, meminta untuk segera mengundurkan diri.
Media tersebut mengatakan bahwa belum jelas apakah kantor Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei akan menerima pengunduran diri Pezeshkian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Minggu, Presiden Donald Trump menggambarkan para pejabat Iran sebagai "negosiator yang sangat tangguh" dan menekankan bahwa Amerika Serikat mengambil pendekatan sabar untuk mengamankan kesepakatan yang lebih luas selama wawancara dengan Lara Trump.
Pada bulan April, Trump juga mengatakan bahwa rezim tersebut "sangat terpecah belah," dengan menyebut perpecahan internal negara itu sebagai salah satu alasan untuk memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu satu hari sebelum perjanjian sebelumnya dijadwalkan berakhir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!