Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Yogyakarta Gaspol Tata Malioboro, Targetkan Bebas Becak Motor

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Gaspol Tata Malioboro, Targetkan Bebas Becak Motor Doc: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.
Ket. Pengunjung berwisata menggunakan becak motor atau bentor di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

YOGYAKARTA – Rencana pembebasan kawasan Jalan Malioboro dari becak motor mencerminkan upaya penataan ruang kota yang lebih terarah untuk menjaga identitas kawasan sebagai destinasi wisata budaya.

Kebijakan ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pengalaman pejalan kaki serta kenyamanan wisatawan di salah satu ikon utama Yogyakarta.

Dari sisi ekonomi, penataan ini perlu diimbangi dengan solusi bagi pelaku transportasi tradisional agar tidak kehilangan mata pencaharian, misalnya melalui penguatan sistem transportasi alternatif yang terintegrasi atau skema pemberdayaan baru.

Tanpa mitigasi yang tepat, perubahan ini berpotensi menimbulkan gesekan sosial di tingkat akar rumput.

Secara keseluruhan, kebijakan ini menunjukkan arah transformasi Malioboro menuju kawasan yang lebih tertib, ramah wisata, dan berorientasi pada keberlanjutan, dengan tantangan utama pada keseimbangan antara modernisasi tata kota dan perlindungan ekonomi masyarakat lokal.

Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan kawasan Jalan Malioboro bebas dari becak motor sehingga secara bertahap becak motor yang beroperasi di pusat utama perkotaan tersebut diganti dengan becak listrik bantuan pemerintah.

Kepala Bidang (Kabid) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Imanudin Aziz di Yogyakarta, Jumat (29/5), mengatakan, pada tahap awal ada sebanyak 50 becak motor yang beroperasi di kawasan Malioboro akan diganti dengan becak listrik.

"Makanya kita ini mengganti, mengganti secara bertahap agar nanti ke depannya di Malioboro yang beroperasi itu ya becak listrik, tidak ada becak motor," katanya.

Menurut dia, selain karena keberadaan becak motor tersebut tidak ramah lingkungan, juga dari segi kualifikasi kendaraan tidak memenuhi syarat, dan kemudian tidak laik jalan.

Dengan demikian, kata dia, demi keselamatan dan ketertiban, maka becak motor di Kota Yogyakarta secara bertahap akan diganti dengan becak listrik, yang lebih ramah lingkungan dan manusiawi.

"Agar lebih ramah lingkungan, lebih manusiawi sehingga kemudian ada substitusi, kan becak motor yang memang secara izin kan tidak memenuhi syarat itu kemudian kita ganti becak listrik bantuan dari PT KAI yang lebih ramah lingkungan," katanya.

Pihaknya belum memiliki data pasti keberadaan becak motor di Yogyakarta, karena angkanya terus berkembang, namun secara bertahap akan diganti dengan becak listrik, dengan tahap awal diprioritaskan di kawasan Malioboro.

"Karena memang antara surat dengan kondisi fisik tidak memenuhi syarat. Sehingga kita kemudian mencoba merubah menjadi kendaraan yang memang ramah lingkungan dan berizin. Prioritas di Malioboro," katanya.

Dalam melakukan penggantian becak motor, Dishub Yogyakarta terlebih dahulu melakukan seleksi, proses seleksi terhadap sejumlah nama pemilik becak dilakukan bersama PT KAI, kemudian juga dengan Komunitas becak motor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Penerapan mandatori biodiesel B50

10 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Penerapan mandatori biodies...
Ekonomi
Pemerintah tambah anggaran ...

Pelantikan pejabat baru di Istana Negara

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelantikan pejabat baru di ...
Megapolitan
Jemput bola perekaman KTP e...
Nasional
Evakuasi Korban KM Nurul Salsa
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.