Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Coba “Full Pedestrian', Wisatawan Merasa Lebih Nyaman Menikmati Suasana Malioboro

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 07:27 WIB | Oleh:
Uji Coba “Full Pedestrian', Wisatawan Merasa Lebih Nyaman Menikmati Suasana Malioboro Doc: antara foto
Ket. Suasana Malioboro saat uji coba full pedestrian pada Selasa lalu.

YOGYAKARTA - Sejumlah wisatawan menilai suasana kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, DIY, terasa lebih nyaman saat uji coba Malioboro Full Pedestrian diberlakukan selama 24 jam penuh pada Selasa (6/10).

Fadila Putri (24), wisatawan asal Solo, Jawa Tengah mengatakan tanpa kendaraan bermotor, kawasan ikonik di jantung Kota Yogyakarta itu terasa lebih tenang dan sejuk.

"Lebih enak, lebih sejuk sih. Kayak tenang gitu, enggak sericuh seramai biasanya," kata Fadila yang datang ke Malioboro bersama rekannya.

Ia menilai suasana kali ini terasa lebih santai untuk berjalan kaki maupun berbelanja.

Fadila mengaku datang menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Solo dan melanjutkan perjalanan ke Malioboro dengan berjalan kaki.

Ia menyebut tak menemui kendala berarti meski kendaraan bermotor dilarang masuk kawasan.

Sebagai wisatawan dari luar kota, Fadila memilih berjalan kaki untuk berpindah tempat dan sesekali menggunakan becak motor untuk mengunjungi destinasi menarik.

"Aku naik kendaraan umum, jadi enggak masalah. Dari stasiun ke sini jalan kaki, sekalian menikmati suasananya," ujarnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah wisatawan tampak berjalan santai di tengah jalan sambil berfoto, bahkan sambil duduk lesehan menikmati suasana Malioboro yang bebas kendaraan.

Beberapa pengendara yang terpantau terlanjur masuk kawasan langsung diminta petugas untuk menuntun motor keluar area.

Senada dengan Fadila, Yessi Setia (43) wisatawan asal Bandung, mengaku menikmati suasana Malioboro yang lebih tenang dan bersih tanpa kendaraan bermotor.

"Asri, tenteram. Buat spot foto juga enak," ucap perempuan yang mengaku kali ketiga mengunjungi Malioboro.

Menurut Yessi, suasana tanpa kendaraan terasa lebih nyaman ketimbang saat Malioboro dilalui kendaraan.

"Enak enggak ada kendaraan sih. Jadi bisa lebih enak buat jalan-jalan, gitu. Lebih nyaman. Bersih juga. Yogya ini bersih," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.