Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekerasan terhadap Orang Beribadah Kembali Terjadi di Bantul, Polda DIY Kumpulkan Bukti  

1 Kamis, 28 Mei 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Kekerasan terhadap Orang Beribadah Kembali Terjadi di Bantul, Polda DIY Kumpulkan Bukti    Kekerasan terhadap Orang Beribadah Kembali Terjadi di Bantul, Polda DIY Kumpulkan Bukti    Doc: ist
Ket. kasus intimidasi umat beriman

YOGYAKARTA – Umat di Kawasan Kabupaten Bantul beberapa kali mengalami intimidasi, dan kekerasan baik fisik maupun verbal. Namun pemerintah setempat dan Gubernur DIY tenang-tenang saja. Saat ini Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sedang mengumpulkan barang bukti terkait dugaan kasus gangguan kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Sewon, Bantul yang terjadi pada hari Minggu (24/5).

"Langkah-langkah penyelidikan mendalam dan penanganan cepat tengah kami lakukan," kata Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu. Harusnya cepat tertangani karena pada saat kejadian juga ada beberapa polisi.

Proses tersebut, lanjutnya, berjalan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/6/V/2026/SPKT.DITRESKRIMUM/POLDA D.I YOGYAKARTA pada tanggal 25 Mei 2026.  

"Saat ini sedang mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk membuat terang peristiwa ini," katanya.  

Ia menegaskan bahwa perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dengan proses pengumpulan barang bukti dan keterangan para saksi untuk mendalami kronologi peristiwa secara utuh guna membuat terang peristiwa tersebut.  

"Jika dalam proses gelar perkara nanti ditemukan bukti permulaan yang cukup, status perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata Ihsan.

Pihaknya berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah.  

"Saat ini situasi di lokasi kondusif dan terkendali, Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah di media sosial," katanya.

Jika kelompok-kelompok bebas mengintimidasi dan tidak ada tindakan hukum, kejadian serupa diyakini bakal terus terulang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

IMF: PDB Vietnam akan Lampaui Indonesia Tahun Ini

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
IMF: PDB Vietnam akan Lampa...
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.