Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Uji Coba Digitalisasi Bansos, Gubernur Bali Ingin Data Dibenahi

25 Rabu, 27 Mei 2026, 05:38 WIB | Oleh:
Jelang Uji Coba Digitalisasi Bansos, Gubernur Bali Ingin Data Dibenahi Jelang Uji Coba Digitalisasi Bansos, Gubernur Bali Ingin Data Dibenahi Doc: antara foto
Ket. Gubernur Bali Wayan Koster

DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster ingin agar data penerima bantuan jelang uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) dibenahi.

“Data penerima harus dibenahi dengan baik supaya bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” kata Koster saat mengikuti rapat virtual bersama Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Selasa (26/5), ia menilai pembenahan data harus dilakukan seluruh pihak, mengingat program ini adalah kolaborasi lintas kementerian/lembaga. 

Digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan di Bali, sehingga validitas data menjadi faktor utama agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan secara adil dan transparan. 

Program digitalisasi bantuan sosial di Bali sendiri merupakan bagian dari transformasi digital nasional yang didorong pemerintah pusat.

Provinsi Bali kemudian menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan di sembilan kabupaten/kota.  

“Bali satu-satunya provinsi yang dijadikan sebagai percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital terkait dengan proses dan mekanisme bantuan sosial khususnya penyaluran program PKH dan bantuan pangan,” ujar Koster.  

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 8.416 agen digitalisasi bantuan sosial telah disiapkan di seluruh wilayah Bali.  

Nantinya, para agen akan bertugas membantu masyarakat dalam proses pengajuan bantuan sosial, mulai dari PKH hingga berbagai bantuan sosial lainnya.

Meski program pemerintah pusat hanya untuk digitalisasi bantuan sosial, Pemprov Bali menegaskan transformasi digital ke depan akan terus dikembangkan secara lebih luas dan komprehensif dalam tata kelola pemerintahan di Bali.

“Ke depan akan kita kembangkan jadi penyelenggaraan berbasis digital secara lebih komprehensif, tidak terbatas hanya pada bantuan sosial,” ucapnya.

Karena itu, ia meminta seluruh agen digitalisasi yang mengikuti bimbingan teknis mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya secara detail, terukur, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Karena itu kita harus memastikan agen dapat memahami tugasnya dengan detail, terukur serta dapat berkomunikasi dengan baik dengan warga yang ada di wilayahnya, karena sudah pasti warga yang akan mendapat bantuan ini kebanyakan berada di desa,” ujarnya.

Dengan akuratnya data dan dukungan agen di desa-desa, Gubernur Koster optimistis menyukseskan program tersebut, apalagi tujuannya untuk menuntaskan masalah kemiskinan.

“Validitas data menjadi faktor paling mendasar agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan membutuhkan, karena itu diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas pemerintahan mulai dari pusat hingga daerah,” tuturnya.

Atas masukan dan dukungan Pemprov Bali, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Kementerian PPN/Bappenas Tirta Sutedjo menyampaikan terima kasih komitmen dan dukungan penuh Gubernur Bali dalam pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.