Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Akses dan Gerakkan Ekonomi Lokal, Kementerian PU Libatkan Warga Aceh Tamiang Bersihkan Jalan Lewat Padat Karya

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Buka Akses dan Gerakkan Ekonomi Lokal, Kementerian PU Libatkan Warga Aceh Tamiang Bersihkan Jalan Lewat Padat Karya Doc: istimewa
Ket. Buka akses dan gerakkan ekonomi lokal, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) libatkan warga Aceh Tamiang untuk membersihkan lalan lewat Padat Karya

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan konektivitas pascabencana di Provinsi Aceh, salah satunya melalui kegiatan pembersihan sedimen dan sampah di ruas Jalan Nasional dalam Kota Kuala Simpang, Kab. Aceh Tamiang. Penanganan ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fungsi jalan, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat melalui skema padat karya guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera. “Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Menteri Dody di Jakarta, Sabtu (20/12)

Pembersihan sedimen dan material pasca banjir bandang di ruas Jalan Nasional dalam Kota Aceh Tamiang telah dilaksanakan secara menyeluruh sepanjang 6,1 kilometer dan kini telah tuntas 100%. Ruas ini menjadi akses utama aktivitas masyarakat serta jalur distribusi barang dan jasa di kawasan perkotaan Aceh Tamiang.

Selanjutnya, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan memfokuskan kegiatan pembersihan lanjutan melalui program padat karya dengan mengoptimalkan tenaga kerja lokal. Program ini menyasar pembersihan jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota dengan total panjang penanganan mencapai sekitar 30 kilometer, sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, sebanyak 32 orang tenaga kerja padat karya dari masyarakat setempat terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan. Keterlibatan warga tidak hanya mempercepat proses penanganan, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan dan kepedulian terhadap infrastruktur jalan yang telah dibersihkan.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan menghadapi kendala berupa masih adanya masyarakat yang menumpuk atau mengeluarkan kembali sedimen dan sampah dari dalam rumah ke badan Jalan Nasional yang telah dibersihkan. Kondisi ini menyebabkan perlunya pembersihan ulang secara berkala agar fungsi jalan tetap terjaga.

Kementerian PU mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsi jalan yang telah dipulihkan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana demi kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi di Aceh Tamiang. 

Untuk mendukung percepatan pekerjaan, Kementerian PU mengerahkan alat berat di wilayah Kota Aceh Tamiang dan Kota Kuala Simpang sebanyak 5 unit excavator, 2 unit motor grader, 2 unit wheel loader, dan 11 unit dump truck. Seluruh peralatan tersebut dioperasikan secara terkoordinasi guna memastikan jalan tetap bersih, aman, dan dapat dilalui dengan baik. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.