Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak dan Saham Asia Bervariasi Setelah Serangan Baru Ancam Kesepakatan AS-Iran

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Reaksi pasar saat ini masih hampir mekanis," kata Stephen Innes, seorang analis di SPI Asset Management.

"Setiap berita diplomatik tambahan yang melibatkan Iran diperlakukan seperti suntikan likuiditas lain yang langsung meningkatkan selera risiko."

"Namun di balik permukaan, negosiasi sebenarnya masih menyerupai dua pedagang yang berdiri di sisi berlawanan dari lantai bursa, berpura-pura bahwa selisih harga telah menyempit sementara bagian-bagian tersulit dari perdagangan tersebut tetap belum terselesaikan."

Investor akan mengamati dengan saksama bagaimana Federal Reserve AS bereaksi terhadap data inflasi konsumen utama dan potensi dampaknya terhadap suku bunga minggu ini.

Kenaikan harga yang dipicu oleh perang AS-Israel dengan Iran akan membatasi kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed untuk mendorong pertumbuhan AS, demikian peringatan banyak ekonom.

"Para pedagang sudah sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve lainnya pada akhir tahun, terlepas dari kedatangan Kevin Warsh sebagai ketua Fed yang baru," kata Innes.

Perang Russia dengan Ukraina juga menambah ketidakpastian, dengan Moskow mengatakan pada hari Senin bahwa mereka berencana melancarkan lebih banyak serangan ke Kyiv setelah serangan besar baru-baru ini.

Angka-angka penting sekitar pukul 02.30 GMT (pukul 09.30 WIB)

Minyak Mentah Brent Laut Utara: NAIK 2,0 persen menjadi $98,11 per barel

Minyak mentah West Texas Intermediate: TURUN 5,1 persen menjadi $91,71 per barel

Tokyo - Nikkei 225: TURUN 0,4 persen menjadi 64.915,67 poin 

Shanghai - Komposit: Naik 0,4 persen menjadi 4136,32 

Hong Kong - Indeks Hang Seng: Naik 0,3 persen menjadi 25.679,68

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.