PM Spanyol Didesak Mundur karena Tuduhan Korupsi
📅 Senin, 25 Mei 2026, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMADRID - Ribuan orang pada Sabtu (23/5) turun ke jalanan di Madrid menyerukan agar Perdana Menteri Pedro Sanchez untuk mengundurkan diri atas tuduhan korupsi di lingkungannya.
Para demonstran, banyak yang mengibarkan bendera Spanyol berwarna merah dan kuning serta memegang papan bertuliskan “Cukup!”, berjalan di jalan-jalan utama Madrid di belakang spanduk besar yang bertuliskan: “Korupsi ada harganya. Tidak ada lagi impunitas. Pengunduran diri dan pemilihan umum sekarang.”
Protes tersebut diselenggarakan oleh kelompok yang terdiri dari lebih dari 150 asosiasi sipil yang disebut Sociedad Civil Espanola dan didukung oleh Partai Rakyat (PP) konservatif arus utama dan partai sayap kanan Vox. Penyelenggara memperkirakan peserta aksi ini mencapai 80.000 orang.
“Tidak ada seorang pun di lingkaran Pedro Sanchez yang belum dituduh melakukan kejahatan yang sangat serius. Spanyol sedang disandera oleh mafia korup,” kata pemimpin sayap kanan Vox, Santiago Abascal.
Sanchez, yang berkuasa pada tahun 2018 setelah menggunakan mosi tidak percaya untuk menggulingkan pemerintahan PP konservatif yang terjerat korupsi, telah berjanji untuk terus berkuasa meskipun ada banyak tuduhan korupsi yang melibatkan orang-orang di sekitarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saudaranya, David, dijadwalkan untuk diadili atas tuduhan suap. Sementara istrinya, Begona Gomez, sedang diselidiki dalam kasus korupsi terpisah.
Sanchez menepis kasus-kasus yang ditujukan terhadap keluarganya sebagai bermotivasi politik.
Tak hanya pihak keluarganya, mantan tangan kanannya, Mantan Menteri Transportasi Jose Luis Abalos, juga sedang menunggu putusan dalam persidangan korupsi yang berakhir awal bulan ini. Pada Selasa (19/5) lalu, pengadilan menempatkan mantan Perdana Menteri Sosialis Jose Luis Rodriguez Zapatero, sekutu Sanchez, di bawah penyelidikan resmi atas tuduhan suap dan kejahatan lainnya, yang menambah tekanan pada pemerintah. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!