Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memperkuat Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting di Mamuju

📅 Senin, 25 Mei 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting di Mamuju Doc: Antara
Ket. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar Harsinah Suhardi pada Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Inpres Binanga I Kabupaten Mamuju, Senin (25/5/2026).

Mamuju - Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Inpres Binanga I Kabupaten Mamuju, sebagai salah satu upaya memperkuat edukasi gizi dan pencegahan stunting di daerah itu.

"Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, untuk semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber makanan sehat, bergizi dan baik bagi pertumbuhan serta perkembangan anak," kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar Harsinah Suhardi di Mamuju, Senin.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat Sulbar patut bersyukur karena daerah tersebut memiliki kekayaan hasil laut dan perikanan yang melimpah.

"Sulbar merupakan daerah yang kaya akan hasil laut dan perikanan. Banyak jenis ikan yang dapat kita temukan seperti bandeng, cakalang, layang, tuna dan berbagai jenis ikan lainnya," ujar dia.

Kekayaan alam tersebut, katanya, harus dimanfaatkan dengan baik agar menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa

Menurutnya, ikan merupakan sumber makanan yang kaya akan protein, vitamin, mineral dan omega-3 yang sangat penting bagi tubuh.

Kandungan tersebut, katanya, berperan dalam membantu pertumbuhan tulang dan otot, menjaga kesehatan tubuh serta mendukung perkembangan otak anak.

"Ikan sangat baik untuk perkembangan otak sehingga membantu anak menjadi lebih cerdas, mudah berkonsentrasi saat belajar dan memiliki daya ingat yang lebih baik," kata dia.

Harsinah juga menekankan pentingnya konsumsi ikan dalam upaya pencegahan stunting pada anak.

Ia menjelaskan stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Oleh karena itu, ia mengajak anak-anak untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi sejak dini agar tumbuh sehat dan aktif.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa ikan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan menarik seperti bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, hingga sup ikan sehingga anak-anak tidak mudah bosan mengonsumsi.

Ia berharap, anak-anak semakin semangat menjaga kesehatan dengan rajin makan ikan, berolahraga, minum air putih yang cukup, serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman kurang sehat.

"Dengan tubuh yang sehat dan gizi yang baik, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi Sulbar yang kuat, cerdas, aktif dan menjadi kebanggaan orang tua, sekolah serta daerah kita," kata Harsinah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Ekonomi
Apa Bedanya Kopdes dengan M...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.