Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kakanwil BPN Banten  Apresiasi Mulyadi Jayabaya Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Mendukung Swasembada Kedelai

📅 Senin, 25 Mei 2026, 21:10 WIB | Oleh:
Kakanwil BPN Banten  Apresiasi Mulyadi Jayabaya Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Mendukung Swasembada Kedelai Doc: istimewa
Ket. Kepala BPN Banten Harison Mocodompis saat berkunjung ke kediaman Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang pangan H Mulyadi Jayabaya beberapa waktu lalu.

LEBAK - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten Harison Mocodompis mengapresiasi inovasi dan terobososan yang dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pangan H Mulyadi Jayabaya mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif di Kecamatan Cileles,Kabupaten Lebak.

Apalagi komoditi yang ditanam di lahan seluas 25 hektare itu adalah kedelai yng menjadi program presiden Prabowo Subianto.

“Lahan yang sebelumnya belum terkelola dengan baik menjadi terkelola dan bahkan memberikan dampak langsung kepada para petani dalam memperkuat produksi kedelai,”
ujar Harison,Senin (25/5/2026).

menurut mantan kepala Biro Humas a kementerian Agraria,Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini, pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif selain berdampak  kepada perekonomian para petani,juga sekaligus mendukung swasembada kedelai.

“Langkah yang dilakukan oleh Pak Haji Mulyadi Jayabaya patut dititi oleh yang lain,” cetusnya.

Sebagai Kepala BPN Banten, dirinya menyambut  positif dan salut kepada tokoh-masyarakat seperti H Mulyadi Jayabaya yang telah mempelopori pemanfaatan lahan,  sehingga memberikan dampak kepada produksi kedelai dalam negeri maupun pemberdayaan petani daerah.

Dari sisi pertanahan kata dia, memberikan sebuah gambaran bahwa tanah atau lahan harus terus memberikan kemanfaatan kepada pemiliknya atau kepada masyarakat umum. 

Kata Harison lagi, sebagai negara yang masih menyandarkan dirinya kepada basis agraria tentu usaha dari H Mulyadi Jayabaya patut untuk didukung dan menjadi contoh nyata dimanapun. 

“Dimana lahan tidak boleh dibiarkan tidur, karena lahan harus memberikan kemanfaatan optimal untuk kesejahteraan para petani dan menopang kebutuhan pangan dalam negeri,”
tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, harapan menuju swasembada pangan nasional mulai tumbuh dari wilayah selatan Banten. 

Para petani binaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kampung Cipeteuy dan Kalanganyar, Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, sukses melaksanakan panen perdana benih kedelai di lahan seluas 25 hektare, Senin (25/5/2026).

Program pertanian tersebut digagas oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya dan dikoordinasikan oleh CV Iltizzam Mulya Nusantara dengan memanfaatkan lahan tidur yang sebelumnya belum produktif.

Panen perdana ini menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian lokal sekaligus dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia iDr. Devi Erna Rachmawati, SE., MBA mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Kadin melalui sektor pangan. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.