Bursa Pacu Emiten Lokal Masuk MSCI dan FTSE
📅 Senin, 25 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Dorongan agar lebih banyak saham Indonesia kembali masuk ke indeks global seperti MSCI dan FTSE mencerminkan upaya meningkatkan daya tarik pasar modal domestik di mata investor internasional.
Keberadaan saham dalam indeks global biasanya menjadi acuan bagi manajer investasi asing dalam menempatkan dana, sehingga dapat membuka peluang masuknya arus modal yang lebih besar ke pasar saham Indonesia.
Selain meningkatkan likuiditas perdagangan, hal ini juga dinilai mampu memperkuat citra pasar keuangan nasional sebagai destinasi investasi yang kompetitif di kawasan.
Namun, untuk menjaga posisi dalam indeks global, emiten dan regulator perlu memastikan kualitas fundamental pasar tetap terjaga.
Faktor seperti likuiditas saham, transparansi, tata kelola perusahaan, hingga stabilitas kebijakan menjadi perhatian utama investor global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanpa perbaikan berkelanjutan, saham Indonesia berisiko kembali tersisih dari indeks internasional, yang dapat memengaruhi sentimen pasar dan aliran modal asing ke dalam negeri.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan akan mendorong saham-saham di pasar modal Indonesia, untuk kembali masuk ke daftar indeks indeks global MSCI dan FTSE Russel.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan akan melakukan diskusi dengan emiten-emiten potensial di pasar modal Indonesia, sebagai upaya mendorong saham-saham mereka untuk masuk ke daftar indeks dari para penyedia indeks global tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Akan kami ajak diskusi, bagaimana kita bisa bersama-sama untuk bisa menambah jumlah perusahaan tercatat kita yang bisa masuk ke dalam indeks global. Tentu dengan cara yang baik, dengan cara-cara yang sesuai dengan ketentuan. Kami akan memberikan dukungan untuk itu,” ujar Jeffrey diwawancarai cegat di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/5).
Ia mengungkapkan bahwa BEI tengah mempersiapkan jadwal untuk melangsungkan diskusi dengan emiten-emiten potensial tersebut, yang tentunya ditargetkan dalam waktu dekat.
“Dalam waktu yang tidak lama. Kami belum bisa menyampaikan waktunya, tetapi itu sedang kami siapkan di internal,” ujar Jeffrey.
Adapun, emiten-emiten potensial yang dimaksud adalah yang memiliki kapitalisasi pasar (market cap) sesuai kriteria dari penyedia indeks global, serta memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik.
“Kita lihat yang market cap-nya itu ada di range yang harusnya bisa masuk (indeks), yang tingkat likuiditasnya cukup baik, itu nanti kita ajak diskusi,” ujar Jeffrey.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya tentu akan mengikuti ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh para penyedia indeks global, terkait dengan kriteria emiten yang potensial dapat masuk dalam daftar indeks
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!