Turnamen Tenis Grand Slam Prancis Open Dimulai, Djokovic Incar Grand Slam ke-25
📅 Minggu, 24 Mei 2026, 09:35 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS - Turnamen tenis Grand Slam Prancis Open resmi dimulai pada hari Minggu (24/5) di Paris dengan sorotan utama tertuju kepada Novak Djokovic yang kembali memburu sejarah. Petenis Serbia itu mengincar gelar Roland Garros keempat sekaligus trofi Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya, yang akan membuatnya berdiri sendiri sebagai pemegang rekor terbanyak sepanjang masa.
Djokovic akan membuka perjalanannya menghadapi harapan tuan rumah, Giovanni Mpetshi Perricard, pada laga putaran pertama. Sementara unggulan utama lainnya, Alexander Zverev, akan menghadapi sesama petenis Prancis, Benjamin Bonzi.
Prancis Open tahun ini dimulai dalam suasana yang kurang ideal. Sejumlah pemain memilih membatasi penampilan mereka pada sesi media tradisional pra-turnamen di tengah meningkatnya ketegangan terkait pembagian hadiah dan pengaruh pemain dalam dunia tenis profesional.
Bagi Djokovic, turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk mengakhiri penantian panjang meraih Grand Slam ke-25. Dalam dua tahun terakhir, mantan petenis nomor satu dunia itu terus berusaha melewati rekor milik Margaret Court yang mengoleksi 24 gelar mayor.
Namun jalan Djokovic menuju sejarah tidak mudah. Petenis berusia 39 tahun tersebut baru memainkan satu pertandingan sejak turnamen Indian Wells pada Maret lalu akibat masalah cedera yang memaksanya menjalani rehabilitasi panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sebenarnya ingin bermain lebih banyak, tetapi tubuh saya tidak mengizinkan,” kata Djokovic. “Saya menjalani proses rehabilitasi cedera. Jika saya mampu menjaga kebugaran dan terus berkembang di turnamen ini, saya merasa selalu punya peluang besar.”
Djokovic menegaskan keyakinannya masih tetap tinggi setiap kali tampil di Grand Slam.
“Saya sudah membuktikannya di Australia tahun ini ketika hampir memenangkan Grand Slam lagi. Saya selalu memiliki keyakinan itu ketika berada di lapangan,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor putri, perhatian tertuju kepada rising star Russia, Mirra Andreeva. Petenis 19 tahun itu tampil impresif sepanjang musim lapangan tanah liat dengan menjuarai Linz Open, mencapai final WTA 1000 Madrid Open, semifinal Stuttgart, serta perempat final di Roma.
Andreeva akan menghadapi petenis Prancis peringkat 200 dunia, Fiona Ferro, pada laga pembuka. Meski diunggulkan, Andreeva tetap waspada terhadap tekanan penonton tuan rumah setelah pengalaman kurang menyenangkan musim lalu saat kalah dari Lois Boisson di perempat final.
“Jelas penonton akan mendukung Ferro sepenuhnya dan itu normal,” ujar Andreeva.
“Saya sudah punya pengalaman dari tahun lalu, jadi saya tahu apa yang harus dihadapi. Kita lihat nanti bagaimana jalannya pertandingan, tetapi saya berharap mereka tidak terlalu keras terhadap saya.”
Sementara itu, Zverev kembali datang ke Paris dengan ambisi besar meraih gelar Grand Slam pertamanya. Petenis Jerman berusia 29 tahun itu sudah tiga kali mencapai final Grand Slam namun selalu gagal menjadi juara.
Roland Garros dianggap sebagai peluang terbaik bagi Zverev untuk akhirnya mematahkan kutukan tersebut. Tahun lalu ia berhasil mencapai final di Paris dan dalam delapan edisi terakhir, tujuh kali menembus minimal babak perempat final.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!