Tekanan Rupiah yang Ekstrem, Paksa BI Agresif Naikkan BI Rate 0,5%
📅 Kamis, 21 Mei 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim RedaksiIa juga menilai pemerintah perlu menjaga kepercayaan investor untuk mengantisipasi potensi arus keluar modal (capital outflow).
Sementara itu, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mengatakan meskipun terlambat, langkah BI tersebut sudah tepat.
“Ya itu sudah benar, agak terlambat tapi akhirnya naik juga,” kata Anthony.
Kendati demikian, dia ragu kenaikan suku bunga saja akan cukup menahan arus modal keluar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!