Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Tangerang Daerah Terbaik Capaian Indikator TBC

📅 Kamis, 11 Des 2025, 15:56 WIB | Oleh:
Kota Tangerang Daerah Terbaik Capaian Indikator TBC Doc: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus (ketiga kiri) berbincang dengan warga yang akan melakukan pemeriksaan tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Cibodasari, Kota Tangerang, Banten.

Tangerang -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menobatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten sebagai daerah terbaik dalam capaian indikator tuberkulosis (TBC) 2025.

"Penghargaan diberikan karena keberhasilan Pemkot Tangerang dalam menggencarkan Active Case Finding (ACF) untuk mengejar target eleminasi TBC di daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeini di Tangerang, Kamis.

Tak hanya itu, lanjut Dini, Pemkot Tangerang juga berhasil melampaui target nasional di bidang cakupan temuan kasus dan pencegahan TBC.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen, kerja keras, dan dedikasi pelayanan yang selama ini diberikan petugas kesehatan, kader, sampai masyarakat umum yang berkontribusi mendukung program eliminasi TBC di Kota Tangerang,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemkot Tangerang terus berkomitmen menggencarkan aksi penanggulangan untuk merealisasikan eliminasi TBC yang ditargetkan dapat tercapai pada tahun 2030.

Hal ini diperkuat dengan sejumlah program unggulan, seperti Ransel TBC sampai ACF yang tersedia di 39 Puskesmas di Kota Tangerang.

“Tidak hanya menggencarkan layanan ACF semata, kami juga menjalin kerja sama dengan semua lapisan masyarakat, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, kader Posyandu, sampai komunitas masyarakat untuk mengejar target eliminasi TBC secara maksimal,” tambahnya.

Sebelumnya, saat kunjungan ke Kota Tangerang Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Benjamin Paulus Octavianus mengatakan Kota Tangerang berhasil mencatat penemuan kasus TBC sebesar 126 persen, jauh melampaui target nasional, serta cakupan terapi pencegahan Tb (TPT) mencapai 92 persen dari target nasional yang ditetapkan sebesar 72 persen.

Wamenkes menuturkan pencapaian Kota Tangerang sangat tinggi, karena dengan keberadaan 104 kelurahan Siaga Tb.

"Artinya, masyarakat peduli dengan kesehatan. Ada tetangganya dengan kasus mencurigakan seperti batuk dua minggu saja langsung diperiksa, padahal belum tentu Tb. Itu membuktikan Kota Tangerang luar biasa, salah satu yang terbaik adalah Kota Tangerang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.