Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persipura Jayapura Respons Sanksi Komdis PSSI Terkait Kerusuhan Laga Kontra Adhyaksa FC

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 03:05 WIB | Oleh:
Persipura Jayapura Respons Sanksi Komdis PSSI Terkait Kerusuhan Laga Kontra Adhyaksa FC Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Fasilitas Stadion Lukas Enembe yang dihancurkan oleh oknum pendukung Persipura Jayapura selepas pertandingan menghadapi Adhyaksa FC pada Jumat (8/5).

JAKARTA - Manajemen Persipura Jayapura melayangkan respons resmi terkait sanksi berat dari Komite Disiplin PSSI pascakericuhan suporter dalam laga play-off promosi Championship menghadapi Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5).

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan tim tuan rumah dengan skor 0-1 itu, yang juga berarti kegagalan Persipura promosi ke Super League, setelah pertandingan suporter melakukan kerusuhan yang berakibat merusak fasilitas stadion hingga membakar sejumlah kendaraan.

Akibatnya, Persipura mendapatkan sejumlah sanksi, salah satunya dan yang menjadi terberat adalah laga kandang tanpa penonton pada musim depan di Championship selama satu musim penuh.

"Kami juga percaya bahwa pembatasan total terhadap kehadiran penonton dan suporter bukanlah satu-satunya solusi jangka panjang. Sepak bola tanpa kehadiran pendukung akan kehilangan sebagian dari semangat, identitas, dan ikatan emosional yang menjadi jiwa dari olahraga ini," tulis keterangan resmi manajemen Persipura, Rabu.

Dalam hal ini, Persipura menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi berkelanjutan kepada suporter, pendukung, serta penonton secara umum terkait tentang bagaimana menonton sebuah tim dengan bertanggung jawab, menghormati regulasi, menjaga ketertiban, serta saling menjaga satu sama lain selama pertandingan berlangsung.

Menurut mereka, cara seperti ini juga efektif untuk membentuk perilaku suporter yang lebih baik, bukan hanya soal memberikan hukuman semata.

"Budaya disiplin dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya melalui hukuman semata, tetapi juga melalui pembinaan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab bersama," tulis manajemen Persipura.

Tim berjuluk Mutiara Hitam itu percaya, bahwa dengan arahan yang tepat, koordinasi yang lebih baik, serta rasa tanggung jawab bersama, akan tercipta atmosfer sepak bola di Indonesia akan lebih sehat, aman, tertib, dan disiplin.

Lebih lanjut, Persipura berharap PSSI ke depannya dapat bersama-sama dengan klub untuk melakukan pengawasan, pendampingan, serta program sosialisasi yang lebih aktif kepada suporter dan penonton secara umum.

Mereka juga percaya pendekatan kolaboratif seperti workshop bersama, edukasi rutin, forum komunikasi, dan pembinaan langsung kepada komunitas suporter dapat menjadi langkah positif dalam membangun budaya sepak bola Indonesia yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.

"Kami berharap momentum ini dapat menjadi bahan refleksi dan perbaikan bagi seluruh pihak — klub, suporter, penyelenggara, maupun seluruh pemangku kepentingan — agar sepak bola Indonesia dapat terus berkembang dengan kedewasaan, persatuan, profesionalisme, serta budaya suportif yang lebih baik di masa depan," tutup manajemen Persipura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pramono Ungkap Penyebab Mac...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.