WHO Pertimbangkan Penggunaan Vaksin Eksperimental untuk Wabah Ebola Mematikan di Kongo
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 09:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSeorang pejabat senior di Médecins Sans Frontières (MSF) mengatakan bahwa respons tersebut kemungkinan akan diperumit oleh kurangnya akses ke layanan kesehatan di daerah yang terkena dampak, di mana terdapat konflik bersenjata yang berkepanjangan.
Tedros mengatakan jumlah kasus dan kematian akan berubah “seiring dengan peningkatan operasi lapangan, termasuk penguatan pengawasan, pelacakan kontak, dan pengujian laboratorium”.
Tiga puluh kasus di Ituri telah dikonfirmasi melalui pengujian laboratorium, dan satu kematian serta satu kasus di Kampala, Uganda. Seorang warga negara AS juga dinyatakan positif dan telah dipindahkan ke Jerman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!