Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPD RI Minta Pemda di Papua Barat Perbaiki Data Perencanaan Pendidikan.

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 06:55 WIB | Oleh:
DPD RI Minta Pemda di Papua Barat Perbaiki Data Perencanaan Pendidikan. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma (kiri) menyerahkan bantuan seragam batik kepada Kepala SD YPK 12 Ora Et Labora Magdalena Selfiana Betay di Kampung Waroser, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, Senin (18/5).

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma meminta seluruh pemerintah daerah di Provinsi Papua Barat meningkatkan kualitas data perencanaan dan kebutuhan pendidikan pada seluruh jenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah atas.

Menurut Filep, langkah tersebut penting agar setiap perencanaan dan pengalokasian anggaran pembangunan sektor pendidikan dapat dilakukan secara efektif untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini terjadi.

“Kita masih bicara soal anggaran yang kurang, tetapi belum berbicara tentang bagaimana uang yang ada dimanfaatkan secara maksimal,” kata Filep di Manokwari Selatan, Senin.

Ia menilai persoalan pendidikan di Tanah Papua tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan anggaran, tetapi juga menyangkut efektivitas pemanfaatan dana otonomi khusus (Otsus) agar tepat sasaran.

Karena itu, kata dia, keberhasilan pembangunan sektor pendidikan harus didukung ketersediaan data yang valid terkait kebutuhan riil sekolah, tenaga pengajar, serta siswa pada setiap jenjang pendidikan.

“Kalau dibandingkan sebelum Otsus dan saat ini, belum ada perubahan signifikan khususnya terkait afirmasi kepada siswa-siswi asli Papua,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Filep juga menyalurkan bantuan berupa 215 seragam batik bagi siswa dan guru SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) 12 Ora Et Labora di Kampung Waroser, Distrik Oransbari, Manokwari Selatan.

Bantuan itu diberikan setelah pihak sekolah menyampaikan aspirasi pada perayaan HUT YPK 8 Maret 2026 terkait masih adanya sekitar 209 siswa yang belum memiliki seragam batik untuk digunakan ke sekolah.

“Saya sebagai alumni YPK merasa terpanggil untuk membantu memberikan seragam sekolah kepada adik-adik di sini,” kata Filep.

Kepala SD YPK 12 Ora Et Labora Magdalena Selfiana Betay mengapresiasi bantuan tersebut karena dinilai dapat mendukung semangat belajar siswa sekaligus membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.