Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikuti Lima Negara, PPSDMPU Gelar Validation Competency-based Training 2026

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 12:55 WIB | Oleh:
Dikuti Lima Negara, PPSDMPU Gelar Validation Competency-based Training 2026 Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG- Sebagai komitmen dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia perhubungan udara yang selaras dengan standar internasional International Civil Aviation Organization (ICAO). Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) sukses selenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi Validasi ICAO (Validation Competency-based Training) 2026. 

Pelatihan ini diikuti oleh tujuh peserta bersertifikasi ICAO Qualified Course Developer (IQCD) yang berasal dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, dan Kazakhstan, yang dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 11–15 Mei 2026 di Tangerang.

Kepala PPSDMPU, M. Abrar Tuntalanai menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kapasitas SDM perhubungan udara yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan kualitas tenaga profesional penerbangan harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan global yang semakin dinamis.

“Pelatihan Validation Competency-based Training (VCT) merupakan kesempatan untuk berkontribusi terhadap komitmen inklusif dalam pembangunan kapasitas. Pelatihan ini akan menghasilkan sumber daya manusia yang cakap dengan keterampilan, sikap, dan pengetahuan dalam pengembangan pelatihan.” tegasnya dalam keterangan tertulis, kemarin.

Abrar menekankan pentingnya peran validator kompetensi dalam menjaga mutu pelatihan berbasis kompetensi agar tetap memenuhi prinsip-prinsip ICAO dan kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang.

“Pelatihan ini memberikan validator Desain Sistem Instruksional (Instructional System Design/ISD) kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan validasi kursus pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan ICAO Document 9941, Training Development Guide (TDG).” jelasnya.

Lebih lanjut, Abrar berharap para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan untuk meningkatkan kualitas sistem pelatihan di institusi masing-masing. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari penyelesaian program, tetapi juga dari implementasi nyata kompetensi yang diperoleh dalam mendukung keselamatan dan kualitas penerbangan sipil global.

“Diharapkan setelah berhasil menyelesaikan kursus ini, para peserta mampu memvalidasi metodologi program pelatihan berbasis kompetensi secara komprehensif, meninjau laporan tiga tahap pengembangan pelatihan secara sistematis, serta mengevaluasi kualitas dan efektivitas materi pelatihan,” tambah Kepala PPSDMPU.

Pelatihan yang diikuti peserta dari beberapa negara ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus kolaborasi internasional dalam pengembangan sistem pelatihan penerbangan berbasis kompetensi. Turut hadir Capt. Mostafa Hoummady sebagai Instruktur International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk pelatihan Validation Competency-based Training (VCT).

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi pembelajaran intensif yang dirancang untuk memperkuat kemampuan validasi program pelatihan, mulai dari metodologi pengembangan hingga evaluasi kualitas materi pembelajaran. Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari proses validasi metodologi pelatihan, penelaahan laporan tiga tahap pengembangan pelatihan berbasis kompetensi, serta evaluasi kualitas materi pembelajaran guna memastikan kesesuaian dengan standar keselamatan dan operasional penerbangan internasional.

Program ICAO Validation Competency-based Training (VCT) bertujuan membekali peserta dengan kompetensi untuk melakukan validasi terhadap program pelatihan berbasis kompetensi sesuai pedoman ICAO Document 9941 – Training Development Guide (TDG). 

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PPSDMPU terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas SDM penerbangan nasional, sekaligus mendukung harmonisasi standar pelatihan penerbangan internasional, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarnegara di bidang pengembangan sumber daya manusia perhubungan udara. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.