Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Destinasi Wisata Sekaligus Membantu Ketahanan Pangan dalam Sistem Keramba Ikan di Bontang

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 06:04 WIB | Oleh:
Destinasi Wisata Sekaligus Membantu Ketahanan Pangan dalam Sistem Keramba Ikan di Bontang Doc: ist
Ket. budi daya ikan keramba

BONTANG – Untuk tujuan ketahanan pangan dan sekaligus menggaet wisatawan, Bontang mengembangkan budi daya ikan keramba. Ini dilakukan para nelayan di Kelurahan Bontang, Kuala Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Mereka mengembangkan keramba apung menjadi salah satu destinasi wisata.

"Kami mengembangkan keramba ini tidak semata untuk sektor budidaya ikan tetapi juga pariwisata yang bisa mengangkat perekonomian masyarakat pesisir," ujar Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Bontang Jafar di Bontang Senin (18/5).

Jafar menjelaskan kawasan Bontang Kuala saat ini memang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat sebagai lokasi khusus pengembangan wisata keramba.

Menurut dia, destinasi wisata keramba pesisir ini terus dikembangkan lebih lanjut. Jafar memaparkan hingga saat ini sudah terdapat sekitar 30 petak keramba di Bontang Kuala yang aktif beroperasi dan dikelola nelayan lokal.

Kelompok nelayan setempat juga memiliki daya untuk terus menambah serta mengembangkan jumlah keramba tersebut menjadi lebih banyak.

Selain menjadi objek pariwisata, keberadaan keramba tersebut dinilai mendukung terwujudnya program ketahanan pangan bidang perikanan budidaya. Para nelayan juga bakal mengembangkan pembangunan fasilitas rumah makan terapung yang terintegrasi langsung dengan keramba apung.

"Fasilitas kuliner ini bertujuan menarik perhatian wisatawan dengan menawarkan suatu pengalaman unik menyantap hidangan tepat di atas permukaan air," kata Jafar.

Menurut dia, wisatawan dapat dengan bebas memilih dan menikmati langsung hasil budidaya segar sambil bersantai di area restoran apung tersebut. Pihaknya juga segera menyiapkan sebuah paket wisata terpadu yang mencakup berbagai kegiatan seru bagi semua pengunjung maupun wisatawan dari luar daerah.

Paket wisata tersebut meliputi aktivitas snorkeling, tur keliling kawasan perairan Bontang Kuala menggunakan fasilitas kapal cepat, hingga paket makan siang yang terintegrasi dengan keramba apung.

Terkait rincian kapasitas produksi budidaya saat ini, Jafar membeberkan satu petak keramba apung berukuran tiga kali tiga meter mampu menampung hingga maksimal sebanyak 250 ekor bibit ikan segar.

"Adapun jenis komoditas ikan unggulan yang kini dibudidayakan meliputi ikan kerapu, ikan putih dan juga jenis ikan kakap merah yang bernilai ekonomis tinggi," jelas Jafar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Wali Kota New York Desak AS...

Perkembangan Proyek Pembangunan MRT Fase 2A

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Perkembangan Proyek Pembang...

Pemanfaatan drone pertanian

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pemanfaatan drone pertanian

Uji coba Perlinsos Digital di Makassar

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Uji coba Perlinsos Digital ...

Gebyar angklung di Ciamis

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Gebyar angklung di Ciamis

Penerapan mandatori biodiesel B50

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Penerapan mandatori biodies...
Ekonomi
Pemerintah tambah anggaran ...
Nasional
Pelantikan pejabat baru di ...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.