Kapal Pesiar Terdampak Hantavirus Mengakhiri Pelayaran Hari Ini, Berlabuh di Rotterdam Belanda
📅 Senin, 18 Mei 2026, 12:05 WIB | Oleh: Tim PenulisMenurut Oceanwide Expeditions, semua orang yang masih berada di atas kapal tidak menunjukkan gejala apa pun, dan sedang dipantau secara ketat oleh dua petugas medis yang ada di kapal.
Pada Minggu malam, WHO mengatakan pihaknya tetap mempertahankan penilaiannya terhadap wabah hantavirus sebagai "risiko rendah".
“Meskipun kasus tambahan mungkin masih terjadi di antara penumpang dan anggota kru yang terpapar sebelum tindakan pencegahan diterapkan, risiko penularan lebih lanjut diperkirakan akan berkurang setelah turun dari kapal dan penerapan langkah-langkah pengendalian,” demikian pernyataan tersebut.
Strain Andes
Sebaiknya Anda baca juga:
Orang-orang yang turun dari kapal pada hari Senin (18/5) terdiri dari 17 orang dari Filipina, empat orang dari Belanda (dua awak kapal dan dua staf medis), empat orang dari Ukraina, satu orang dari Russia, dan satu orang dari Polandia.
Sebagian dari mereka akan tinggal di fasilitas karantina di pelabuhan, sementara yang lain akan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Di dalam kapal juga terdapat jenazah seorang wanita Jerman yang meninggal selama perjalanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah berlabuh, kapal akan menjalani prosedur pembersihan dan disinfeksi menyeluruh, menurut operator.
Rinciannya masih dalam tahap finalisasi, tetapi pembersihan akan dimulai setelah kedatangan, kata Oceanwide Expeditions.
Pelayaran MV Hondius dimulai pada tanggal 1 April di Ushuaia, Argentina, singgah di beberapa pulau terpencil di Samudra Atlantik Selatan sebelum berlayar ke utara menuju Tanjung Verde.
Perjalanan itu seharusnya berakhir di sana, tetapi kapal akhirnya berlayar ke Tenerife di Kepulauan Canary untuk evakuasi menggunakan pesawat.
Kapal MV Hondius menghadirkan tantangan diplomatik karena berbagai negara bernegosiasi tentang siapa yang akan menerima kapal tersebut dan memperlakukan para penumpangnya.
Cape Verde menolak menerima kapal tersebut, yang tetap berlabuh di lepas pantai ibu kota Praia ketika tiga orang dievakuasi ke Eropa melalui udara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!