Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Dijual di Bawah HET dan Mudah Diakses Masyarakat

📅 Senin, 18 Mei 2026, 20:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Dijual di Bawah HET dan Mudah Diakses Masyarakat Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan hingga kini harga beras medium SPHP di seluruh wilayah masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah

JAKARTA – Perum Bulog menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pangan nasional dengan memastikan ketersediaan dan distribusi beras SPHP yang terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Utama Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan hingga kini harga beras medium SPHP di seluruh wilayah masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Bulog terus memastikan masyarakat bisa mengakses pangan pokok dengan harga wajar. Penyaluran beras SPHP dilakukan secara masif lewat pasar rakyat, Rumah Pangan Kita, koperasi, hingga Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah,” kata Ahmad Rizal Ramdhani, Senin (18/5)

Program SPHP merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras nasional sekaligus meredam gejolak harga di pasar. Melalui Badan Pangan Nasional, pemerintah bersama Bulog juga memperkuat distribusi agar pasokan merata ke seluruh wilayah.

“Sampai hari ini, Bulog telah menyalurkan 240 ribu ton beras SPHP ke berbagai daerah. Penyaluran terus dioptimalkan agar daya beli masyarakat terjaga dan cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan efektif untuk stabilisasi harga,” ujarnya.

Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, distributor, dan pelaku usaha guna memastikan distribusi berjalan lancar dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali.

Dengan langkah tersebut, Bulog menegaskan perannya sebagai operator pangan pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berikut Lokasi SIM Keliling...
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.