Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Midea Andalkan Produksi Lokal dan Teknologi Pintar untuk Perluas Pasar Indonesia

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Midea Andalkan Produksi Lokal dan Teknologi Pintar untuk Perluas Pasar Indonesia Doc: Koran Jakarta/Haryo Brono
Ket. Acara konferensi pers Midea di Jakarta pada hari Kamis (1/10). Midea memperkuat bisnis di Indonesia melalui produksi lokal, pengembangan teknologi AI, perluasan jaringan distribusi dan layanan purna jual, serta kemitraan global.

JAKARTA — Midea Electronics Indonesia memperkuat ekspansi bisnis di pasar Indonesia melalui pengembangan manufaktur lokal, perluasan portofolio produk, inovasi berbasis teknologi pintar, serta penguatan jaringan penjualan dan layanan purna jual.

Strategi tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Midea Paling Ideal #JujurSebagusItu” di Mövenpick Hotel Jakarta, Kamis (1/10/2026). Midea menyatakan konsep “ideal” yang diusung tidak hanya berkaitan dengan produk atau teknologi, tetapi mencakup pengalaman konsumen sejak produk diproduksi hingga digunakan dan mendapatkan layanan purna jual.

Vice President Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi pertumbuhan pasar maupun perkembangan kebutuhan konsumen. Karena itu, kami terus memperkuat fondasi bisnis kami di sini, mulai dari investasi manufaktur, portofolio produk, distribusi hingga layanan purna jual,” ujar Michael dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Kamis (1/10).

Perkuat Manufaktur Lokal

Midea saat ini memiliki tiga fasilitas produksi di Indonesia yang dibangun sejak 2024, yakni pabrik AC dan mesin cuci di Cikarang serta pabrik kulkas di Karawang.

Pengembangan fasilitas produksi lokal ditujukan untuk mendekatkan proses manufaktur dengan kebutuhan pasar domestik sekaligus mendukung ketersediaan produk. Pada 2026, Midea menyebut total luas fasilitas produksinya di Indonesia telah mencapai lebih dari 200.000 meter persegi.

Selain memperkuat produksi, perusahaan juga memperluas akses konsumen terhadap produknya. Midea menyatakan produknya kini telah menjangkau lebih dari 470 area dan tersedia di lebih dari 1.700 toko di Indonesia.

Dari sisi layanan purna jual, Midea didukung lebih dari 310 titik layanan dan lebih dari 500 teknisi profesional yang tersebar di berbagai wilayah.

Dalam materi perusahaan, layanan tersebut mencakup garansi hingga 10 tahun untuk produk AC, bebas biaya servis dan suku cadang selama masa garansi, serta penggantian produk baru untuk sejumlah model tertentu sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kembangkan Ekosistem Produk Berbasis AI

Selain manufaktur, Midea menempatkan teknologi pintar sebagai salah satu bagian dari pengembangan portofolio produknya. Salah satu ekosistem yang dikembangkan adalah AI SMART MASTER, yang mengintegrasikan teknologi pintar ke berbagai perangkat rumah tangga.

Ekosistem tersebut mencakup AC Celest dengan fitur AI Ecomaster, kulkas dengan Smart+ Sensor, mesin cuci, vacuum cleaner, cooker hood, dan air purifier. Sejumlah perangkat dapat dihubungkan melalui aplikasi Midea SmartHome.

Product Management Head Midea Electronics Indonesia, Hendry Wijaya, mengatakan pengembangan teknologi diarahkan pada kebutuhan praktis konsumen.

“Kami melihat bahwa konsumen semakin kritis dalam memilih produk. Mereka tidak hanya melihat fitur, tetapi juga mempertimbangkan apakah teknologi tersebut benar-benar membantu dan memudahkan aktivitas sehari-hari, lebih efisien, dan sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Hendry.

Pada kategori AC, Midea mengembangkan fitur yang ditujukan untuk membantu efisiensi energi, ketahanan produk, dan kemudahan perawatan. Sementara pada mesin cuci, perusahaan menyediakan sejumlah program pencucian untuk berbagai jenis pakaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BPOM Blokir 1,5 Juta Link T...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.