Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wisata Gunung Rinjani Kian Favorit, Selama Libur Panjang Pendaki Capai 1.505 Orang

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 13:23 WIB | Oleh:
Wisata Gunung Rinjani Kian Favorit, Selama Libur Panjang Pendaki Capai 1.505 Orang Doc: antara foto
Ket. Taman Nasional Gunung Rinjani

MATARAM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mencatat jumlah kunjungan wisatawan yang melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 1.505 orang pada libur panjang pertengahan Mei 2026.

"Jumlah wisatawan di Gunung Rinjani pada libur panjang mulai tanggal 14-16 Mei 2026 mencapai 1.505 pendaki baik wisatawan lokal maupun mancanegara," kata Kepala Subbagian Tata Usaha pada Balai TNGR NTB Astekita di Mataram, Minggu (17/5).

Ia mengatakan, pada tanggal 14 Mei jumlah wisatawan yang melakukan pendakian tercatat 587 orang, pada tanggal 15 Mei tercatat 453 orang dan pada tanggal 16 Mei tercatat 466 orang.

"Jadi total jumlah wisatawan pada libur panjang itu terdiri dari 965 wisatawan lokal dan 540 wisatawan mancanegara," katanya.

Adapun jalur destinasi wisata alam pendakian menuju Gunung Rinjani yang dikunjungi wisatawan tersebut di antaranya jalur pendakian Senaru, jalur Torean, jalur Sembalun, jalur Timbanuh, jalur Tetebatu dan jalur pendakian Aik Berik.

"Jika dibandingkan dengan data pengunjung pada pekan lalu yang mencapai 1.216 orang, kunjungan wisatawan pada saat long weekend ini mengalami peningkatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan mengatakan, pembangunan rest shelter di jalur pendakian Gunung Rinjani sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas dan keselamatan pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

"Shelter ini dirancang dengan struktur yang kokoh, desain ergonomis, serta akan dilengkapi panel surya untuk mendukung kebutuhan energi ramah lingkungan di jalur pendakian," katanya.

Ia mengatakan, kehadirannya diharapkan menjadi ruang singgah yang aman bagi para pendaki untuk beristirahat, berlindung dari cuaca ekstrem, hingga memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.

Bukan sekadar tempat berteduh, rest shelter ini adalah bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman pendakian yang lebih baik tanpa mengesampingkan kelestarian alam Rinjani.

"Mari bersama menjaga fasilitas yang dibangun, menjaga kebersihan jalur, dan terus mencintai Rinjani dengan tindakan nyata," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Dinkes: Penderita TBC di Tangerang Capai 5.101 Kasus

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Penderita TBC di Ta...
Ekonomi
Investasi KAI dan INKA untu...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.