Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Lanjutkan Pembicaraan dengan AS Soal Pembelian Jet Tempur F-35

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Turki Lanjutkan Pembicaraan dengan AS Soal Pembelian Jet Tempur F-35 Doc: Euractiv
Ket. Jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat

ANKARA - Turki terus melakukan kontak dengan Amerika Serikat terkait pengadaan jet tempur F-35 dan berharap ada hasil positif dari negosiasi tersebut, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (16/5).

“Tuntutan kami terkait F-35 sudah sangat jelas. Rekan-rekan kami terus melakukan pembicaraan dengan mitra mereka dari AS. Kami mengharapkan yang positif,” ujar Erdogan kepada wartawan di dalam pesawat saat kembali dari Kazakhstan.

Ia juga menyoroti kemajuan dalam proyek jet tempur generasi kelima nasional, KAAN. Proyek tersebut terus berkembang setiap hari, dan setelah selesai, “babak baru” akan dimulai bagi Turki dalam industri pertahanan.

Presiden Turki itu mengatakan bahwa KAAN hanyalah langkah pertama, dan Turki berniat menciptakan sistem persenjataan yang lebih modern dan lebih kuat lagi.

Produk sektor pertahanan Turki semakin menarik perhatian dunia, kata Erdogan, seraya menyinggung pameran SAHA Expo 2026 di Istanbul, di mana lebih dari 200 pengembangan baru dipresentasikan dan nilai kesepakatan yang tercapai mencapai 8 miliar dolar AS (sekitar Rp140,8 triliun).

Pameran tersebut dikunjungi lebih dari 150.000 orang, menunjukkan tingkat perkembangan industri pertahanan Turki serta memperkuat ambisi Ankara di bidang tersebut, tambah Erdogan.

Februari lalu, Turki dikabarkan tengah bersiap untuk menandatangani perjanjian energi bernilai miliaran dollar dengan Amerika Serikat sebagai imbalan atas persetujuan Washington atas pembelian jet tempur F-35 buatan Amerika oleh Ankara.

Washington dan Ankara saat itu dikabarkan sedang bernegosiasi mengenai perjanjian kerja sama senilai 500 miliar dollar AS, di mana perusahaan energi AS akan berinvestasi langsung dalam kegiatan eksplorasi, produksi, dan pengembangan jaringan pipa di perairan teritorial Turki di Mediterania, serta di Suriah dan Libya. Rencana tersebut juga diduga mencakup investasi AS dalam sistem keuangan Turki.

Jika dikonfirmasi, langkah tersebut kemungkinan akan memperkuat kekhawatiran di Athena tentang pendekatan kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump yang berorientasi bisnis, yang menurut para kritikus mengabaikan perselisihan politik yang sensitif dan belum terselesaikan. Dalam hal ini, Yunani sangat prihatin tentang isu-isu maritim regional.

Menurut laporan tersebut , kesepakatan energi yang diusulkan akan membuka jalan bagi Turki untuk melanjutkan pembelian jet tempur Lockheed Martin F-35 Lightning II buatan Amerika.

Penandatanganan paket kesepakatan tersebut dilaporkan diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 7-8 Juli di KTT NATO di Ankara. Waktu tersebut tampaknya selaras dengan komentar yang disampaikan awal bulan ini oleh Duta Besar AS untuk Ankara, Tom Barrack, yang menyatakan bahwa masalah F-35 dapat diselesaikan dalam empat hingga enam bulan ke depan.

Pada tahun 2019, Turki dikeluarkan dari program F-35 setelah mengakuisisi sistem rudal S-400 Russia, yang menurut Washington menimbulkan risiko terhadap teknologi sensitif pesawat tersebut. Masa depan sistem S-400 masih belum jelas, meskipun beberapa opsi telah dipertimbangkan, termasuk mengembalikannya ke Moskow.

Israel dan Yunani – keduanya operator F-35 – sangat menentang akuisisi pesawat tersebut oleh Turki, dengan alasan hal itu akan melemahkan keunggulan teknologi regional mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.