Festival MIWF 2026 Sebagai Ruang Kolaborasi Lintas Seni, Komunitas, dan Publik
📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta - Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat ekosistem sastra melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.
Dikutip dari siaran pers yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu, festival sastra internasional yang telah berlangsung sejak 2010 ini dinilai konsisten menjadi ruang kolaborasi lintas seni, komunitas, dan publik selama 15 tahun terakhir.
Dukungan diberikan dalam bentuk program pengembangan talenta mencakup penguatan MIWF sebagai hub pengembangan talenta Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bidang sastra, film, seni pertunjukan, dan seni rupa melalui lokakarya, pameran, pertunjukan tari, dan pemutaran film.
Selain itu, dukungan juga diberikan untuk mendorong internasionalisasi sastra Indonesia melalui program penerjemahan, forum, diskusi publik, dan ruang jejaring. Dukungan tersebut turut diarahkan pada penguatan regenerasi penulis muda Indonesia Timur melalui Emerging Writers MIWF serta penguatan diplomasi budaya Indonesia–Prancis di bidang sastra.
Kementerian Kebudayaan juga mendukung penyusunan catatan perjalanan festival sebagai sumber pengetahuan dan rujukan bersama bagi pengembangan ekosistem sastra dan kebudayaan di masa mendatang.
Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Anissa Rengganis menyampaikan bahwa keberlanjutan MIWF merupakan pencapaian penting di tengah tumbuhnya berbagai festival sastra di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Konsistensi penyelenggaraan MIWF menunjukkan komitmen, strategi, energi, dan resiliensi dari para penggerak festival dalam menjaga ruang kebudayaan tetap hidup dan relevan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Butuh komitmen, strategi, energi, dan resiliensi dari teman-teman yang menjadi motor penggerak MIWF," ujar Anissa.
Dia menambahkan MIWF tidak hanya menghadirkan diskursus sastra, tetapi, juga membuka ruang bagi seni pertunjukan, seni rupa, film, aktivisme warga, serta berbagai komunitas di Makassar dan berbagai daerah di Indonesia untuk tumbuh bersama.
Tema “Re-co-ordinate” yang diangkat tahun ini dinilai relevan karena menempatkan MIWF sebagai ruang relasional yang menghubungkan jejaring seni budaya dan sosial sekaligus mengajak publik meninjau kembali makna kemanusiaan di tengah berbagai persoalan hari ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur MIWF M. Aan Mansyur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga MIWF tetap hidup dan bermanfaat luas bagi penguatan ekosistem sastra nasional.
"MIWF mampu bertahan hingga saat ini karena digerakkan oleh warga dan komunitas yang menjaga festival ini tetap hidup dari tahun ke tahun,: ujar Aan Mansyur.
MIWF 2026 menghadirkan 144 program yang melibatkan ratusan panelis, komunitas, dan mitra kolaborator dari berbagai negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!