Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ruang Ekspresi Seniman di Batang Art Festival 2026

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Ruang Ekspresi Seniman di Batang Art Festival 2026 Doc: ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang
Ket. Pelaku seni sedang menyajikan seni tari pada acara Batang Art Festival 2026 di Batang, Sabtu malam (27/6).

BATANG -- Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, membuka ruang ekspresi para seniman lokal sebagai upaya memperkuat identitas budaya daerah ini melalui kegiatan Batang Art Festival 2026 yang mulai berlangsung Sabtu (27/9) malam hingga Minggu (28/6).

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Minggu, mengatakan bahwa acara Batang Art Festival (BAF) 2026 yang mengusung tema "Babat Alas Roban" ini memiliki nilai historis yang kuat sekaligus telah dikenal luas oleh masyarakat.

"Kawasan Alas Roban kini semakin populer di tingkat nasional, salah satunya melalui film yang mengangkat kisah tersebut dan sukses menarik perhatian jutaan penonton. Alas Roban Batang sekarang sudah dikenal secara nasional," katanya.

Pada pergelaran Batang Art Festival 2026 ini, masyarakat dapat menyaksikan beragam penampilan seni mulai dari tari tradisional, pameran lukisan, hingga pertunjukan teater yang mengisahkan perjalanan dan nilai-nilai budaya Alas Roban.

Menurut dia, pergelaran Batang Art Festival bukan sekadar pertunjukan hiburan tetapi juga menjadi momentum kebangkitan seni dan budaya daerah yang melibatkan berbagai komunitas kreatif di daerah ini.

"Saya yakin ini menjadi momentum masa depan Kabupaten Batang menjadi dalam kebangkitan seni warga Alas Roban," katanya.

Ia mengatakan pihaknya akan mendukung kreativitas para seniman agar budaya lokal tetap lestari sekaligus mampu berkembang mengikuti perkembangan zaman.

"Melalui BAF dengan tema Babat Alas Roban ini, kami ingin memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.

Bupati mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Jalan Veteran untuk menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan Batang Art Festival 2026.

Menurut dia, tingginya partisipasi masyarakat menyaksikan BAF ini menunjukkan bahwa seni dan budaya masih memiliki tempat penting dalam kehidupan warga di daerah ini.

"Festival ini menghadirkan berbagai karya seni dari pelaku seni lokal seperti pertunjukan tari, seni lukis, hingga teater yang mengangkat cerita rakyat dan sejarah Babat Alas Roban," katanya.

Ia mengatakan berbagai penampilan tersebut dikemas secara kolaborasi sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitasnya.

"Kami berharap BAF dapat menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Jumlah pekerja rentan terli...

Tradisi Merti Desa Kledung

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi Merti Desa Kledung

Pelemahan Nilai tukar rupiah

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pelemahan Nilai tukar rupiah
Luar Negeri
Permintaan perbaikan pasar ...

Asap bertambah pekat di Berbak

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Asap bertambah pekat di Berbak
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.