Piala Presiden 2026 Libatkan 64 Klub dan Serentak di 16 Kota Mulai 30 Mei
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menegaskan penyelenggaraan Piala Presiden 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menjadi alat pemersatu bangsa melalui pembinaan yang dimulai dari akar rumput (grassroot). Turnamen ini melibatkan 64 klub Liga 4 dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Menpora saat menanggapi hasil drawing turnamen yang digelar di Jakarta, Kamis (15/5). Ia menilai keikutsertaan klub dari berbagai daerah menunjukkan pemerataan pembinaan sepak bola nasional.
"Piala Presiden tahun ini adalah bukti sepak bola jadi alat pemersatu dan harus dibangun dari akar rumput (grassroot)," ujarnya.
Turnamen edisi kedelapan ini menghadirkan representasi dari seluruh penjuru Indonesia. Menurut Menpora, pembangunan sepak bola nasional harus bertumpu pada kompetisi berjenjang yang dimulai dari level paling bawah hingga tingkat nasional.
Drawing yang berlangsung pada Rabu (13/5) telah membagi 64 klub ke dalam 16 grup, mulai dari Grup A hingga Grup P. Pertandingan dijadwalkan berlangsung serentak di 16 kota pada 30 Mei hingga 11 Juni 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menpora menjelaskan, Piala Presiden bukan sekadar turnamen, tetapi juga menjadi wadah bagi klub-klub yang sebelumnya berprestasi di tingkat daerah. Klub-klub tersebut merupakan hasil dari kompetisi kabupaten, kota, hingga provinsi yang berjenjang.
Ia menambahkan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia berkomitmen memastikan pembinaan sepak bola berjalan dari level terbawah. Selain itu, kualitas klub juga terus ditingkatkan melalui sistem kompetisi yang lebih kompetitif dan terstruktur.
"Kompetisi ini menjadi panggung nasional bagi klub-klub daerah yang selama ini menjadi tulang punggung pembinaan sepak bola usia muda," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Menpora menyampaikan pentingnya melakukan tolok ukur atau benchmarking kualitas sepak bola nasional dengan negara lain. Langkah tersebut dinilai penting agar klub-klub Indonesia mampu bersaing di level internasional.
"Kita tidak hanya membangun dari grassroot, tetapi juga harus membandingkan kualitas klub kita dengan negara lain," ujarnya.
Melalui keterlibatan klub dari seluruh provinsi, Piala Presiden 2026 diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi talenta muda daerah. Ajang ini menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional sekaligus menarik perhatian klub-klub yang lebih besar.
Selain itu, turnamen ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh. Mulai dari pembinaan pemain, peningkatan kualitas pelatih, hingga penguatan manajemen klub di daerah.
Piala Presiden 2026 menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia yang lebih kuat. Dengan dukungan berbagai pihak, kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan generasi pesepak bola berkualitas yang dapat membawa prestasi di tingkat internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!