Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Diminta Percepat Kepastian IKN

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Diminta Percepat Kepastian IKN Doc: istimewa

Ekonomi Nusantara - Putusan MK soal IKN Harus Jadi Pegangan

Kepastian regulasi dan tahapan pemindahan dinilai penting agar pembangunan infrastruktur, investasi, serta tata kelola dapat berjalan lebih optimal.

Penajam Paser Utara – Pemerintah didorong segera memberikan kepastian terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) guna memperkuat arah pembangunan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Timur.

Di tengah proses tersebut, Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara dilakukan secara terperinci, terukur, dan dikendalikan secara konsisten.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, Kamis (14/5), mengatakan pembangunan IKN tidak dilakukan secara asal, melainkan melalui tahapan perencanaan yang matang mulai dari rencana induk, peraturan presiden, rencana detail tata ruang (RDTR), hingga pengembangan kawasan dengan target yang terukur.

“Pembangunan IKN direncanakan secara terperinci, terukur, dan dikendalikan secara konsisten,” ujar Danis, sebagaimana diberitakan Antara di Penajam Paser Utara, saat menjelaskan proses pembangunan calon ibu kota baru Indonesia di Kecamatan Sepaku.

Menurut dia, pembangunan tahap awal dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan selanjutnya dilanjutkan Otorita IKN dengan melibatkan kementerian, perguruan tinggi, pihak swasta nasional maupun asing, serta masyarakat sekitar kawasan.

“Kolaborasi lintas sektor dilakukan agar pembangunan IKN dapat berjalan sesuai target waktu dan kualitas yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan IKN menerapkan prinsip bangunan hijau, gedung cerdas, infrastruktur terintegrasi, serta pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan.

Selain dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan negara, IKN juga dirancang menjadi kawasan modern yang mengedepankan efisiensi energi, keberlanjutan lingkungan, serta teknologi digital dalam pelayanan publik.

Danis mengatakan IKN diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang diharapkan mampu mengurangi ketimpangan pembangunan antara Indonesia bagian barat dan timur sekaligus mengurangi beban Jakarta.

“Konsep pembangunan IKN juga disiapkan dengan pendekatan kota masa depan,” katanya.

Saat ini, pembangunan IKN memasuki tahap krusial dengan 115 paket konstruksi berjalan bersamaan di kawasan inti pemerintahan.

Proyek tersebut meliputi pembangunan infrastruktur utama hingga fasilitas pendukung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak

MU Benamkan Ipswich 5-2, Bruno Cetak Hattrick

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
MU Benamkan Ipswich 5-2, Br...

Gus Kikin Resmi Dipilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Gus Kikin Resmi Dipilih Jad...
Ekonomi
Jumlah pelaksanaan Gerakan ...
Nasional
Demo tatib pemilihan calon ...
Daerah
Kalimantan Utara Berjuang M...
Olahraga
Kejutan Ligue 1, Olympique ...
Daerah
Sembahyang arwah leluhur di...
Advertisement
Menjaga Tradisi, Menyapa Wisatawan: Pesona Ruwatan Anak Gimbal di Dieng

Menjaga Tradisi, Menyapa Wisatawan: Pesona Ruwatan Anak Gimbal di Dieng

30 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Anggota AHWA Hasil Muktamar NU ke-35
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.