Rakyat secara Umum Cukup Antusias Memperingati HUT Kemerdekaan
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 11:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
SURABAYA – Masyarakat Indonesia secara umum dan Jawa Timur khususnya cukup antusias merayakan peringatan HUT RI, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi antusiasme ribuan masyarakat mengikuti rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada 17 Agustus 2026.
“Antusiasme masyarakat setiap tahunnya sangat luar biasa. Ada yang ikut pagi saja, ada yang sore saja. Bahkan ada yang keduanya, sesuai undangan yang mereka dapatkan melalui akses online,” ujar Gubernur Jatim Khofifah di Surabaya, Selasa.
Khofifah mengatakan sebanyak 4.000 masyarakat umum mendapat undangan untuk mengikuti upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih. Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan kuatnya rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Alhamdulillah, semuanya kondusif, khidmat, dan lancar. Ini menunjukkan bahwa semangat untuk merayakan sekaligus memaknai kemerdekaan RI begitu kuat di tengah masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Ia menilai kehadiran masyarakat dari berbagai usia dan profesi, termasuk yang mengenakan busana adat Nusantara, menjadi gambaran kuatnya persatuan dan kebinekaan Indonesia.
“Semangat masyarakat yang kita lihat hari ini menjadi pengingat bahwa masyarakat Jawa Timur memiliki keyakinan, kebanggaan, sekaligus kecintaan yang kuat kepada Tanah Air Indonesia. Ini merupakan modal sosial yang sangat penting untuk menjaga persatuan dan memperkuat kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Khofifah menambahkan semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui penguatan kedaulatan, keadilan sosial, dan pemerataan kesejahteraan.
Kedaulatan, kata dia, juga mencakup ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, penguatan sumber daya manusia, serta ketahanan sosial dan budaya.
“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama terwujudnya kedaulatan,” lanjutnya.
Upacara penurunan bendera berlangsung khidmat dan lancar dengan melibatkan Tim 8 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Prosesi juga dimeriahkan marching band, tari kolosal, serta penampilan pelajar dan mahasiswa.
“Semangat persatuan harus terus kita rawat. Tantangan ke depan membutuhkan masyarakat yang guyub, rukun dan mampu bekerja bersama. Dengan persatuan yang kuat, kita akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi Jawa Timur,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!