Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rintangi Kasus Narkoba B.I, Mantan Bos YG Dihukum Percobaan 6 Bulan Penjara

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 09:00 WIB | Oleh:
Rintangi Kasus Narkoba B.I, Mantan Bos YG Dihukum Percobaan 6 Bulan Penjara Doc: Youtube/@YG Entertainment
Ket. Pendiri YG Entertainment Yang Hyun Suk

JAKARTA - Pendiri sekaligus produser dari agensi hiburan YG Entertainment, Yang Hyun Suk, dijatuhi hukuman oleh Mahkamah Agung Korea Selatan pada Jumat (18/7) dengan hukuman percobaan enam bulan penjara ditangguhkan selama satu tahun sebagai imbas dari upaya merintangi skandal kasus narkoba salah seorang musisinya yaitu B.I.

Yang dinyatakan bersalah dalam hal ini karena terbukti memaksa mantan trainee untuk mencabut pernyataan mengenai penggunaan narkoba oleh BI pada Agustus 2016.

Dilaporkan Korea Herald, Jumat (18/7), mantan trainee bernama Han Seo-hee tersebut pada 2016 tengah menjalani penyelidikan dari polisi atas dugaan penggunaan narkoba B.I yang kala itu masih aktif tergabung di grup idola iKON.

Han Seo-hee pada akhirnya memang mencabut pernyataannya, namun pada 2019 ia melaporkan kepada Komisi Anti Korupsi dan Hak Sipil bahwa ia ditekan untuk mencabut pernyataannya atas kasus tersebut.

Awalnya Pengadilan Distrik membebaskan Yang Hyun Suk dengan keputusan tidak ada bukti signifikan bahwa ia mengancam Han Seo Hee untuk mencabut pernyataannya.

Namun jaksa penuntut terkait melakukan banding, menambahkan dakwaan dalam persidangan kedua bahwa pendiri YG Entertainment itu memaksa Han Seo Hee untuk menghadiri pertemuan.

Kejahatan memaksa seseorang untuk menghadiri pertemuan berlaku ketika seseorang memberikan tekanan kepada korban kejahatan, kenalan korban, atau seseorang yang bermaksud mengajukan pengaduan atau tuduhan.

Pengadilan banding masih memutuskan Yang Hyun Suk dibebaskan atas tuduhan pertama terkait pengancaman.

Meski begitu, ia dinyatakan bersalah karena memaksa saksi untuk menghadiri pertemuan, dengan menyatakan bahwa “ia menggunakan pengaruh yang tidak adil terhadap korban tanpa alasan yang sah”.

Yang Hyun Suk pun telah menerima putusan tersebut dan merilis pernyataan, "Meskipun saya menyesali keputusan Mahkamah Agung, saya menerimanya dengan rendah hati".

Skandal narkoba yang dialami B.I menjadi besar pada 2019 dan setelahnya ia harus meninggalkan iKON.

Ia pada akhirnya mengakui kepada polisi bahwa mengonsumsi obat-obatan terlarang berupa ganja dan membeli LSD.

Akhirnya pada 2021 ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dengan masa percobaan empat tahun. Kini ia telah kembali berkarier sebagai solois.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.