Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspadai Peringatkan Potensi Hujan Lebat-Angin Kencang di NTT

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 16:05 WIB | Oleh:
BMKG: Waspadai Peringatkan Potensi Hujan Lebat-Angin Kencang di NTT Doc: RRI/Vongky

KUPANG - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini, Jumat (15/5) hingga Sabtu (16/5). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem tersebut.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Nanik Tresnawati, menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang atmosfer Rossby sehingga berdampak pada peningkatan potensi hujan disertai angin kencang di wilayah NTT.

“Saat ini terpantau aktifnya gelombang atmosfer Rossby yang berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT. Yakni berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang,” ujar dia di Kupang, Jumat (15/5).

Selain itu, kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 mb terpantau cukup tinggi, berkisar antara 70–90 persen. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di sejumlah wilayah.

Pada Jumat ini, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur. Kemudian, Ngada, Nagekeo, Sikka, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat.

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, serta Sabu Raijua. Memasuki Sabtu (16/5), wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat mencakup Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo.

Kemudian, Ende, Alor, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, serta Pulau Sumba. BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

Hal tersebut disebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Nanik menambahkan, sebagian besar wilayah NTT sebenarnya telah memasuki awal musim kemarau.

Namun, pertumbuhan awan hujan masih dapat terjadi meski mulai menurun. Hal ini, seiring mulai aktifnya angin monsun timur.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi cuaca BMKG selama 24 jam melalui telepon (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264. Lalu, media sosial @infobmkg dan @infobmkgeltari, serta aplikasi Info BMKG. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
19 Orang Tewas dalam Traged...
Nasional
Permudah Akses WLKP, Kemnak...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.