Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, Pertamina Papua Evaluasi Penyaluran Biosolar Subsidi SPBU di Entrop

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, Pertamina Papua Evaluasi Penyaluran Biosolar Subsidi SPBU di Entrop Doc: ANTARA
Ket. SPBU di Entrop, Kota Jayapura, Papua, yang mendapatkan evaluasi BBM Subsidi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

JAYAPURA– PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku mengevaluasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar subsidi oleh stasiun Pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Entrop Kecamatan Jayapura Selatan Kota Jayapura, Papua, guna memastikan distribusi energi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Sales Area Manager Retail Papua PT Pertamina Patra Niaga, Adri Angga Aditya, di Jayapura, Sabtu (17/10), mengatakan setiap lembaga penyalur memiliki tanggung jawab memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.

"Penyaluran BBM subsidi memiliki ketentuan yang harus dipatuhi oleh setiap lembaga penyalur. Operator wajib memastikan nomor polisi kendaraan sesuai dengan data pada QR Code sebelum transaksi dilakukan," katanya.

Menurut Adri, verifikasi tersebut merupakan bagian penting untuk memastikan BBM subsidi diterima oleh konsumen yang berhak sesuai peruntukannya.

"Berdasarkan hasil evaluasi kami maka SPBU Entrop mendapatkan sanksi penghentian sementara penyaluran Biosolar subsidi di SPBU Entrop selama tujuh hari, terhitung sejak 12 Oktober hingga 18 Oktober 2026," ujarnya.

Dia menjelaskan berakhirnya masa sanksi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pengelola dan operator SPBU untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan SOP pelayanan.

"Selama penghentian sementara penyaluran Biosolar subsidi, SPBU tersebut tetap diwajibkan menyediakan bahan bakar jenis Dexlite guna menjaga ketersediaan bahan bakar bagi konsumen pengguna kendaraan diesel," katanya lagi.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, pihaknya masyarakat mendukung penyaluran BBM subsidi yang tertib dengan menggunakan QR Code sesuai peruntukannya.

"Sepanjang 2026, kami telah melakukan pembinaan terhadap 29 SPBU yang ditemukan melakukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM. Dari jumlah tersebut, tiga SPBU berada di Provinsi Papua," katanya.

Menurut Ispiani, pihaknya mengimbau masyarakat memastikan kesesuaian data kendaraan dan QR Code saat membeli BBM subsidi.

"Masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan atau memperoleh informasi layanan energi melalui Pertamina Contact Center 135," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Permudah Akses WLKP, Kemnaker Sediakan Tiga Pusat Aduan

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Permudah Akses WLKP, Kemnak...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.