Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkum Akselerasi Layanan Kekayaan Intelektual dan Digitalisasi

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Kemenkum Akselerasi Layanan Kekayaan Intelektual dan Digitalisasi Doc: YouTube Kemenkum
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta 

JAKARTA - Kementerian Hukum (Kemenkum) terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan pendaftaran merek dan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses layanan, meningkatkan efisiensi, serta memudahkan masyarakat mengakses layanan hukum secara optimal.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta, menyatakan pembenahan pelayanan terus dilakukan pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dan Kekayaan Intelektual. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan hukum.

“Bapak Menteri Hukum menginstruksikan percepatan pelayanan pendaftaran merek dan indikasi geografis dari lima bulan menjadi empat bulan. Kami terus mendorong peningkatan kualitas layanan agar masyarakat memperoleh kepastian waktu, kemudahan proses, dan pelayanan yang lebih optimal,” kata Nico Afinta saat memberikan sambutan dalam Acara Pasti Ada Solusi di kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).

Nico juga menjelaskan Ditjen AHU mengembangkan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan untuk mempercepat proses pelayanan administrasi hukum kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi AI diharapkan meningkatkan efisiensi layanan, menyederhanakan proses administrasi, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Kami mengembangkan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan untuk mempercepat proses pelayanan di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan hukum,” ucap Nico.

Nico Afinta mendorong penguatan pelindungan kekayaan intelektual, termasuk mengkaji kemungkinan karya jurnalistik memperoleh pelindungan hukum yang memadai. Pembahasan ini menjadi penting untuk memastikan hak pencipta terlindungi di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

“Forum global yang dihadiri 41 negara dan sembilan organisasi membahas penguatan pelindungan kekayaan intelektual di era digital. Diskusi bersama insan pers juga mengkaji kemungkinan karya jurnalistik memperoleh pelindungan hukum sebagai bagian dari kekayaan intelektual,” ujar Nico

Nico Afinta menyebut pembenahan proses pengundangan dan pengunggahan produk hukum dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik Kemenkum. Selain itu, Nico menargetkan transformasi tersebut rampung November, guna menghadirkan layanan yang lebih cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

“Program Pasti Ada Solusi menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan hukum dan menyampaikan persoalan secara langsung. Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan solusi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan mudah diakses masyarakat,” kata Nico menegaskan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.